Pakar Hukum Pidana dari Universitas Bung Karno (UBK) Jakarta, Hudi Yusuf. (Foto: Dok. pribadi)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa saat ini banyak kalangan berpangkat dan pintar tapi jadi maling.
Pakar hukum Universitas Bung Karno (UBK), Hudi Yusuf mengatakan fenomena yang disampaikan Prabowo harus dijadikan acuan dalam memilih jajaran kabinet.
“Menurut saya, beliau seyogyanya menyadari terkait kabinet yang beliau angkat apakah mereka yang diangkat miliki rekam jejak yang bagus? Seyogyanya mereka yang miliki rekam jejak yang tidak baik tidak boleh masuk kabinet, karena sedikit atau banyak akan menggerogoti pemerintahan beliau,” kata Hudi kepada inilah.com, Sabtu (2/5/2026).
Lebih lanjut, Hudi mengingat bahwa jangan sampai kalangan berpangkat dan pintar tapi bermental maling masuk jajaran kabinet.
“Seyogyanya walaupun pendidikan tinggi tetapi rekam jejak tidak bagus tidak perlu dipilih. Menurut saya, kemarin beliau ‘asal’ bicara. Seyogyanya beliau bercermin pada kabinetnya sendiri. Saya dukung beliau untuk mencari orang pintar dan pendidikan tinggi yang cerdas masuk kabinet beliau, bukan yang sebaliknya,” ucap Hudi.
Sebagai informasi, pernyataan Prabowo soal banyaknya kalangan berpangkat dan berpendidikan tinggi tapi jadi maling disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, di Monas, Jakarta Pusat, kemarin (1/5/2026).
“Yang saya sedih, orang semakin tinggi pangkat, banyak yang semakin enggak jelas. Saya heran, semakin pintar, banyak yang pintar, pintar maling. Enggak habis pikir aku. Enggak habis pikir,” kata Prabowo dalam pidatonya di depan para buruh.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













