Misteri Pembunuhan Tukang Cilok di Cikupa: Tewas dengan Luka Sajam, Tetangga Menghilang!

Ivan Medium.jpeg

Sabtu, 6 Juni 2026 – 23:03 WIB

Garis polisi terpasang di kontrakan tukang cilok di cikupa (foto:Antara/Azmi Syamsul Ma'arif)

Garis polisi terpasang di kontrakan tukang cilok di cikupa (foto:Antara/Azmi Syamsul Ma’arif)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Berawal dari penemuan jasad pedagang cilok di sebuah kontrakan di Cikupa Tangerang, Jajaran Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Tangerang, Banten, menangkap dua orang terduga pelaku yang hendak kabur ke luar provinsi.

Korban tukang cilok berinisial P (33) ditemukan tak bernyawa dengan sejumlah luka benda tajam di rumah kontrakan Desa Pasir Gadung, Cikupa.

Sementara dua terduga pelaku berinisial PBT (41) dan MS (17) ini ditangkap polisi di Terminal Pasar Rebo, Jakarta Timur pada Jumat (5/6).

“Benar bahwa dua terduga pelaku sudah kami amankan. Saat diamankan tidak ada perlawanan,” kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cikupa Ipda Syaiful Rusdiansyah di Tangerang, Sabtu (6/6/2026).

Dia mengungkapkan kedua orang terduga pelaku diketahui merupakan ayah dan anak. Salah satu pelaku, yakni MS, tinggal satu kontrakan dengan korban dan sama-sama berprofesi sebagai pedagang cilok.

“MS ini teman satu kontrakan korban, sesama pedagang cilok, sedangkan BT merupakan ayah kandungnya,” katanya.

Meski sudah mengamankan terduga pelaku, polisi masih belum mendapatkan informasi valid terhadap motif pembunuhan sadis tukang cilok tersebut.

“Nanti kita akan infokan. Pada hari Senin (8/6) akan dirilis,” katanya.

Kronologi

Sebelumnya, Tim Unit Identifikasi Satreskrim Polresta Tangerang, Polda Banten, menemukan delapan luka sabetan senjata tajam pada jasad P (33),  pedagang cilok yang ditemukan meninggal di kontrakan di Desa Pasir Gadung, Kecamatan Cikupa, pada Selasa (2/6).

Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Polisi Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan intensif terhadap korban yang berasal dari Bangkalan, Jawa Timur, itu juga ditemukan luka dalam berupa memar pada beberapa bagian tubuhnya diduga akibat benda tumpul.

“Hasil pemeriksaan tim forensik Polres dan RSUD Balaraja menemukan delapan luka di tubuh korban, dengan ukuran bervariasi oleh senjata tajam,” ujarnya.

Ia mengatakan dari hasil identifikasi ini akan dijadikan sebagai petunjuk dalam pengungkapan dugaan kasus pembunuhan terhadap pedagang cilok tersebut.

Selain itu, penyidik juga sudah memeriksa beberapa saksi dan pengumpulan alat bukti terkait peristiwa tersebut, sehingga polisi akan mudah untuk mengungkap dari perkara tersebut.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang