Ilustrasi. Diaspora Indonesia di Jepang mengajak generasi muda memahami budaya, pendidikan, dan dunia kerja Jepang secara menyeluruh sebelum memutuskan belajar atau berkarier di Negeri Sakura. (Foto: FluxAI)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ketertarikan generasi muda Indonesia terhadap Jepang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Selain karena budaya populer, semakin banyak anak muda yang ingin melanjutkan pendidikan, membangun karier, maupun mengikuti program pertukaran budaya di Negeri Sakura.
Di balik peluang tersebut, terdapat perbedaan budaya, sistem pendidikan, lingkungan kerja, hingga pola kehidupan sehari-hari yang perlu dipahami sejak awal. Bekal ini dinilai penting agar proses adaptasi dapat berjalan lebih baik dan keputusan untuk belajar atau bekerja di luar negeri dilakukan secara matang.
Pemahaman Budaya Sama Pentingnya dengan Kemampuan Bahasa
Diaspora Indonesia di Jepang, Royyuda Agusto Ompusunggu, menilai kemampuan berbahasa Jepang saja belum cukup untuk menghadapi kehidupan di negara tersebut. Menurutnya, pemahaman terhadap budaya dan kebiasaan masyarakat Jepang memiliki peran yang sama pentingnya.
“Saya melihat banyak anak muda Indonesia memiliki ketertarikan yang besar terhadap Jepang, baik karena pendidikan, pekerjaan, maupun budaya populer. Namun, Jepang dan Indonesia memiliki lingkungan sosial, budaya, serta cara pandang yang berbeda sehingga pemahaman terhadap perbedaan tersebut menjadi bagian penting dari proses persiapan,” ujarnya.
Royyuda menjelaskan bahwa etika sosial, pola komunikasi, budaya kerja, sistem pendidikan, hingga kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari menjadi aspek yang perlu dipahami sebelum tinggal di Jepang.
Nande Nihon Jadi Ruang Belajar Lintas Budaya
Berangkat dari pengalaman tersebut, Royyuda mendirikan komunitas Nande Nihon pada Agustus 2025. Komunitas ini menjadi wadah pembelajaran mengenai bahasa, budaya, serta kehidupan di Jepang dengan pendekatan yang lebih realistis dan kontekstual.
Program yang dijalankan tidak hanya berfokus pada pembelajaran bahasa Jepang, tetapi juga menghadirkan diskusi, berbagi pengalaman, dan pemahaman mengenai berbagai tantangan maupun peluang hidup di Jepang.
Sejak berdiri, Nande Nihon telah berkembang dengan melibatkan ratusan anggota komunitas dan puluhan relawan yang memiliki perhatian terhadap pendidikan, bahasa, serta hubungan Indonesia-Jepang.
Membantu Anak Muda Mengambil Keputusan yang Tepat
Royyuda menegaskan bahwa komunitas yang dibangunnya tidak bertujuan menggiring semua orang untuk menetap atau bekerja di Jepang. Sebaliknya, komunitas ini ingin memberikan gambaran yang utuh agar setiap orang dapat menentukan pilihan sesuai kebutuhan dan tujuan masing-masing.
“Kami tidak ingin membangun ekspektasi bahwa Jepang adalah jawaban bagi semua orang. Yang ingin kami lakukan adalah membantu anak muda Indonesia memahami Jepang secara lebih utuh, baik peluang maupun tantangannya, sehingga mereka dapat mengambil keputusan yang lebih matang untuk masa depan mereka,” katanya.
Siapkan Generasi Muda Hadapi Dunia Global
Menurut Royyuda, kemampuan memahami perbedaan budaya akan menjadi kompetensi yang semakin penting seiring meningkatnya mobilitas pendidikan, pekerjaan, dan kolaborasi internasional.
Melalui Nande Nihon, ia berharap semakin banyak generasi muda Indonesia memiliki bekal pengetahuan yang memadai sebelum menempuh studi maupun karier di Jepang. Dengan pemahaman lintas budaya yang lebih baik, proses adaptasi di lingkungan baru diharapkan dapat berlangsung lebih lancar sekaligus membuka peluang yang lebih besar untuk berkembang di tingkat global.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.












