Pelatih Timnas Indra Sjafri. (Foto:Inilah.com/HarisMuda)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Pelatih Timnas Indonesia U-22, Indra Sjafri, angkat bicara mengenai target minimal medali perak yang ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI untuk cabang olahraga sepak bola putra di SEA Games 2025.
Target tersebut terbilang mengejutkan mengingat Indonesia berstatus sebagai juara bertahan setelah meraih medali emas pada edisi sebelumnya.
Indra menegaskan target tersebut bukan keputusan sepihak, melainkan hasil pembahasan bersama antara tim review Kemenpora, PSSI, dan tim pelatih. Penentuan target juga mempertimbangkan waktu persiapan yang sangat terbatas.
“Sesuai waktu yang tersedia dalam menyiapkan Timnas SEA Games sampai pelaksanaan SEA Games tanggal 5 Desember, kami hanya menjalani dua kali pemusatan latihan, yaitu tahap satu pada Oktober dan tahap dua pada November,” kata Indra kepada Inilah.com melalui pesan singkat, Jumat (21/11/2025).
Indra resmi ditunjuk sebagai pelatih kepala Timnas U-22 pada periode September 2025, sehingga waktu efektif yang ia miliki untuk membentuk tim hanya sekitar dua bulan. Kondisi ini menjadi salah satu faktor utama dalam penetapan target medali.
Meski demikian, Indra memastikan dirinya menerima keputusan pemerintah. Ia menegaskan target yang diberikan Kemenpora telah melalui kajian dan kesepakatan bersama.
“Kami menerima target yang dibebankan oleh Kemenpora. Dan itu juga yang kami sepakati dari review tim Kemenpora dengan kami saat memaparkan roadmap dan periodisasi persiapan Timnas SEA Games,” ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menyampaikan bahwa target untuk tim putra di SEA Games 2025 adalah meraih minimal medali perak. Dengan demikian, Timnas Indonesia U-22 tidak dibebani target mempertahankan medali emas SEA Games 2023.
“Dari sepak bola, dari evaluasi tim Kemenpora, PSSI putri targetnya perunggu. Lalu putra itu perak. Itu yang disampaikan kepada kami,” kata Erick dalam konferensi pers di Kemenpora, Senayan, Jakarta Pusat.
Dengan waktu persiapan yang singkat dan regenerasi komposisi pemain, Indra Sjafri kini menghadapi tantangan untuk meracik skuad kompetitif yang diharapkan mampu menembus final SEA Games 2025 di Thailand pada Desember mendatang.














