Melanie Subono (Instagram melaniesubono)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Aktivis sekaligus aktris Melanie Subono mengungkapkan kesedihannya, usai viralnya sejumlah mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB), yang menyanyikan sebuah lagu dengan lirik mengarah pada pelecehan seksual terhadap perempuan.
“Tebak apa yang bikin gue lebih sedih lagi (Kalau ini versinya ITB. Lalu mana satgas dan tetua-tetua pengawas?). Tahu enggak? Yang bikin gue sedih apa? Ada cewek-cewek pun ikut, entah senang, entah terpaksa, enggak jarang lingkungan memang memberikan tekanan, ikut atau lo enggak asik,” tutur Melanie di laman Instagram pribadinya, Rabu (15/4/2026).
Ia menyoroti sikap para perempuan yang turut hadir di tengah kegiatan Orkes Semi Dangdut dari Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) ITB.
“Atau mungkin (perempuan tersebut) enggak sadar kalau ini melecehkan mereka sendiri. How does orang lain tahu perempuan terlecehkan kalau perempuan pun ikut?,” katanya.
“Sebelum kita minta dihargai, hargailah sesama perempuan terutama diri kita,” tegas Melanie.
Sebelumnya, beredar di jagat maya cuplikan video Orkes Semi Dangdut (OSD) dari Himpunan Mahasiswa Tambang (HMT) Institut Teknologi Bandung (ITB) saat menyanyikan sebuah lagu yang mengarah pada dugaan pelecehan seksual.
Menyikapi kejadian ini, HMT-ITB pun menyampaikan permohonan maaf kepada publik.
“Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas beredarnya lagu yang menimbulkan keresahan publik. Kami sangat memahami dan menyadari sensitivitas isu ini dan menyampaikan keprihatinan serta empati kepada masyarakat, khususnya perempuan,” jelasnya dikutip dari laman website ITB, Rabu (15/4/2026).
Dalam pernyataan tersebut disebutkan, lagu berjudul “Erika” dibuat pada tahun 1980-an.
“Kami menyadari bahwa ini merupakan suatu kelalaian untuk tetap menampilkan lagu tersebut dengan perkembangan norma sosial dan kesusilaan di masyarakat dewasa ini,” ujarnya.
“Kami dengan tegas mengakui konten dalam penampilan tersebut tidak mencerminkan nilai-nilai yang seharusnya dijunjung oleh lingkungan akademik dan organisasi kemahasiswaan. HMT-ITB dengan tegas menyatakan bahwa kami tidak membenarkan segala bentuk tindakan yang merendahkan martabat individu atau kelompok manapun,” lanjutnya.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













