Megawati Kecam Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Langgar Dasa Sila Bandung

Diana Medium.jpeg

Minggu, 19 April 2026 – 05:35 WIB

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan keterangan kepada media di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026). (Foto: Inilah.com/Diana).

Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto menyampaikan keterangan kepada media di Sekolah Partai PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026). (Foto: Inilah.com/Diana).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkapkan pesan penting yang disampaikan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dalam peringatan ke-71 Konferensi Asia Afrika (KAA).

Menurut Hasto, Megawati menyoroti situasi di Timur Tengah yang dinilai tidak lepas dari keberadaan pangkalan militer asing. Ia menyebut kondisi tersebut berkontribusi terhadap pelanggaran prinsip-prinsip yang selama ini dijunjung dalam Dasa Sila Bandung.

“Apa yang terjadi di Timur Tengah sekarang menunjukkan bahwa adanya pangkalan militer asing, inilah yang ikut menjadi pemicu sehingga prinsip-prinsip yang dirumuskan di dalam Dasa Sila Bandung itu dilanggar hanya mengatasnamakan kepentingan nasional suatu negara, yang merasa hegemoninya sepertinya mampu mengatasi kedaulatan dan kemerdekaan suatu negara,” ujar Hasto kepada wartawan, di Sekolah Partai DPP PDIP, Jakarta Selatan, Sabtu (18/4/2026).

Ia menambahkan, Megawati juga menekankan pentingnya peran Indonesia dalam membangun tatanan dunia yang lebih adil dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan utama.

“Karena kepemimpinan Indonesia telah terbukti melalui Konferensi Asia Afrika, Gerakan Non-Blok, Conference of the New Emerging Forces, Konferensi Islam Asia Afrika dan juga konferensi internasional anti-pangkalan militer asing,” tuturnya.

Selain isu geopolitik, Megawati juga mengingatkan generasi muda untuk memperkuat kapasitas diri melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Ia menilai riset dan inovasi menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas peradaban bangsa.

“(Serta) membangun peningkatan kualitas peradaban kita dengan cara percaya kepada kekuatan diri sendiri,” jelasnya.

Pesan tersebut disampaikan dalam rangka menghidupkan kembali semangat KAA sebagai fondasi kerja sama global yang menjunjung kedaulatan, kesetaraan, dan keadilan antarbangsa.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang