Kuasa Hukum Wardatina Mawa, Dharma Praja Pratama menegaskan bila kliennya memutuskan untuk tetap ingin bercerai dari suaminya, Insanul Fahmi.
“Pada intinya Mawa tetap akan bercerai. Hanya waktunya memang masih belum dipastikan kapan, karena saat ini masih menjalani proses hukum di Polda,” jelas Praja di Kantor Pengacara Praja Fedhli, Jakarta Barat.
Terkait klaim Inara Rusli bila pihak Mawa yang menutup komunikasi dan memblokir seluruh media sosialnya, Praja mengaku tidak tahu-menahu mengenai hal tersebut.
“Itu saya kurang tahu. Setahu saya tidak ada pemblokiran seperti itu. Tapi mungkin lebih kepada Mawa sendiri yang akan menjelaskan (nantinya),” ungkapnya.
Meski Mawa berkeinginan kuat untuk bercerai dari Insanul Fahmi, namun pihak kuasa hukum tidak bisa berkomentar terkait, apakah kliennya mengizinkan Inara untuk menikah dengan suaminya.
“Itu saya tidak bisa komentar, nanti Mawa saja yang memberikan (pernyataan),” pungkas Praja.
Sebelumnya, Wardatina Mawa memilih mundur jika suaminya Insanul Fahmi memilih poligami dengan Inara Rusli. Kasus dugaan perizanaan Insanul dan Inara masih bergulir di Polda Metro Jaya, keduanya juga diisukan telah nikah siri.
Karena tak terima dipoligami, Mawa pun kukuh ingin cerai. Ia mengaku tak akan kuat apabila ada perempuan lain dalam pernikahannya.
“Aku memutuskan untuk mundur setelah kamu memilih poligami, karena hal itu bakal aku rasakan seumur hidupnya aku,” kata Mawa dikutip Senin (5/1/2026).
Mawa mengaku tidak akan sanggup menjalani rumah tangga dengan Insanul Fahmi jika ada perempuan lain dalam kehidupan mereka.
“Aku enggak bakalan kuat menjalani hari demi hari dengan membayangkan sosok perempuan yang bakalan ada di kehidupan kita nanti,” katanya.
Ia turut mengucapkan terima kasih kepada Insanul Fahmi usai tujuh tahun membina rumah tangga. Ia mengaku banyak mendapatkan bimbingan sebagai seorang istri.
Setelah proses perceraian resmi diselesaikan, Mawa berencana memusatkan perhatian sepenuhnya pada putranya hasil pernikahan dengan Insan.
“InsyaAllah kamu bahagia terus dan insya Allah kamu menikmati hari demi hari walaupun penuh dengan luka, trauma yang ada sebelumnya. Bismillah aku bakalan bisa untuk pulih hari demi hari demi kewarasan dan mental Afnan juga,” ujar Mawa.










