Gustav Isaksen dari SS Lazio beraksi pada pertandingan perempat final Coppa Italia antara FC Internazionale dan SS Lazio di Stadio Giuseppe Meazza pada 25 Februari 2025 di Milan, Italia. (Foto: Marco Rosi – SS Lazio/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Marco Materazzi tidak ragu menyebut Inter Milan sebagai favorit mutlak di final Coppa Italia 2025-26 melawan Lazio, Rabu malam ini. Mantan bek Inter dan timnas Italia itu bahkan menegaskan bahwa tak seorang pun yang akan memasang taruhan satu euro pun untuk Lazio bisa melangkah sejauh ini di awal musim.
“Mereka harus bangga dengan perjalanan mereka di Coppa Italia tahun ini. Di awal musim, tidak ada yang mau bertaruh satu euro pun bahwa mereka akan mencapai final,” kata Materazzi kepada La Gazzetta dello Sport.
Final digelar di Stadio Olimpico, Roma, pukul 20.00 BST. Inter melaju ke final setelah menyingkirkan Venezia, Torino, dan Como. Lazio melewati rintangan lebih berat — Milan, Bologna, dan Atalanta — untuk bisa berada di posisi ini. Kedua tim juga baru bertemu di Serie A akhir pekan lalu, dengan Inter menang telak 3-0.
Sinyal kuat dari laga akhir pekan
Bagi Materazzi, hasil 3-0 itu bukan sekadar angka. “Saya melihat Inter yang tidak mencabut steker. Mereka punya tujuan, meraihnya, dan tidak mengangkat kaki dari pedal gas. Ini tim yang bertekad menaklukkan semua yang bisa diraih.”
Inter kini mengincar gelar Coppa Italia ke-10 dalam sejarah klub. Jika berhasil, itu berarti dobel — Scudetto dan Coppa Italia — di musim perdana pelatih Cristian Chivu.
“Gelar ganda yang indah,” kata Materazzi soal apa artinya trofi ini bagi Chivu. “Mereka yang mengevaluasi Cristian musim lalu tidak hanya melihat 13 pertandingannya bersama Parma, tapi semua yang dia representasikan bagi Nerazzurri.”
Thuram, Lautaro, dan Barella jadi kunci
Materazzi secara khusus menyoroti Marcus Thuram sebagai pemain yang paling ia banggakan musim ini. “Saya sangat senang dan bangga dengan perjalanan Thuram. Dia sempat dikritik, kualitasnya diragukan. Saya mengirim banyak pesan kepadanya, memintanya untuk tidak menyerah.”
Soal Lautaro Martinez yang mencetak 17 gol di Serie A, Materazzi hanya bisa berterima kasih — sekaligus menyayangkan cederanya saat Inter tersingkir dari Liga Champions. “Kalau dia bermain di leg kedua melawan Bodo/Glimt, kita akan bicara cerita yang berbeda.”
Ia juga mengingatkan soal Nicolo Barella. “Banyak yang mengira dia sudah melewati puncaknya. Tapi dia mengingat kembali siapa dirinya. Versi aslinya sudah kembali — waspadalah terhadap Barella.”
Inter incar parade dua trofi
Materazzi membayangkan Inter tampil dominan secara fisik dan mental malam ini.
“Saya membayangkan Lazio akan sedikit ragu di awal. Mungkin mereka sedikit takut, tapi mereka mungkin punya beberapa peluang untuk menjatuhkan Nerazzurri. Namun saya bayangkan Inter akan kuat secara fisik dan mental, dengan satu tujuan tunggal: parade dua trofi di Milan hari Minggu.”
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













