Manchester United Resmi Pecat Ruben Amorim!

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 5 Januari 2026 – 17:38 WIB

Ruben Amorim, Manajer Manchester United, tampak sedih setelah timnya kebobolan dalam pertandingan Putaran Kedua Piala Carabao antara Grimsby Town dan Manchester United di Blundell Park pada 27 Agustus 2025 di Grimsby, Inggris. (Foto: Shaun Botterill/Getty Images)

Ruben Amorim, Manajer Manchester United, tampak sedih setelah timnya kebobolan dalam pertandingan Putaran Kedua Piala Carabao antara Grimsby Town dan Manchester United di Blundell Park pada 27 Agustus 2025 di Grimsby, Inggris. (Foto: Shaun Botterill/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Awal tahun 2026 menjadi periode paling bergejolak di Premier League. Hanya beberapa hari setelah Chelsea mendepak Enzo Maresca, kini giliran Manchester United yang mengambil langkah drastis dengan memecat Ruben Amorim, Senin (5/1).

​Keputusan ini diambil manajemen The Red Devils sebagai respons langsung atas “ledakan emosi” Amorim dalam konferensi pers terakhirnya, di mana ia secara terbuka menyerang hierarki klub, menolak jabatan “Pelatih Kepala”, dan menantang direksi untuk “melakukan pekerjaan mereka”.

​Pemicu utama pemecatan ini bukanlah sekadar hasil di lapangan, melainkan retaknya hubungan profesional di belakang layar. 

Amorim, yang merasa frustrasi dengan lambatnya pergerakan klub di bursa transfer Januari, meluapkan amarahnya kepada publik.

​Dalam pernyataan kontroversialnya, pelatih asal Portugal itu menolak disebut sebagai ‘pelatih kepala’ (head coach) dan bersikeras bahwa ia adalah seorang ‘manajer’. 

Ia juga secara spesifik membidik departemen pemandu bakat (scouting) dan Direktur Teknik Jason Wilcox.

​Petinggi United merespons cepat dengan mengadakan pembicaraan darurat. Kesimpulannya bulat: posisi Amorim tidak lagi dapat dipertahankan.

​Pernyataan Resmi Klub

​”Dengan Manchester United duduk di peringkat keenam Premier League, pimpinan klub dengan berat hati telah membuat keputusan bahwa ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan perubahan,” tulis pernyataan resmi klub.

​”Ini akan memberikan tim peluang terbaik untuk finis setinggi mungkin di Premier League. Klub ingin berterima kasih kepada Ruben atas kontribusinya dan mendoakan yang terbaik untuk masa depannya.”

​Sebagai langkah darurat, mantan gelandang United dan pelatih kepala U-18 saat ini, Darren Fletcher, ditunjuk sebagai manajer interim untuk memimpin tim dalam laga kontra Burnley, Rabu ini.

​Konflik Taktik dan Transfer

​Di balik layar, ketegangan antara Amorim dan manajemen United sudah membara lama. Isu utamanya adalah ketidaksepakatan mengenai visi jangka panjang dan formasi 3-4-2-1 andalan Amorim.

​Laporan menyebutkan bahwa Kepala Rekrutmen United, Christopher Vivell, bahkan sempat mempertanyakan pendekatan taktik Amorim dalam grup WhatsApp pribadi yang berisi para pengambil keputusan klub.

​Amorim menuntut setidaknya satu gelandang tengah level elit, bek sayap baru, striker, dan bek tengah di jendela transfer Januari. 

Namun, manajemen enggan memenuhi permintaan tersebut karena menilai pendekatan transfer reaktif adalah kesalahan masa lalu yang ingin mereka hindari, terlebih mereka belum sepenuhnya yakin dengan sistem tiga bek Amorim.

​Pesangon Jumbo

​Kepergian Amorim dipastikan akan menguras kas United. Mengingat kontraknya masih berjalan hingga musim panas 2027 dan tidak adanya klausul pemutusan kontrak (break clause), Amorim diperkirakan akan menerima pembayaran pesangon penuh.

​Pemecatan ini menandai babak baru ketidakstabilan di Old Trafford, di mana Setan Merah kini harus kembali mencari nahkoda baru di tengah musim yang sedang berjalan.