Malaysia Open 2026: Resep Comeback Fajar/Fikri Tumbangkan Andalan India

Haris Medium.jpeg

Jumat, 9 Januari 2026 – 22:40 WIB

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri usai menumbangkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di Malaysia Open 2026, Jumat (9/1/2026). (Dok. PBSI)

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri usai menumbangkan pasangan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di Malaysia Open 2026, Jumat (9/1/2026). (Dok. PBSI)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, memastikan tiket ke babak semifinal Malaysia Open 2026 setelah menyingkirkan duet andalan India, Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty di perempat final.

Tampil di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (9/1/2026), Fajar/Fikri yang berstatus unggulan keenam menang dengan skor ketat dua gim 21-10, 23-21. Kemenangan tersebut pun diraih lewat comeback krusial pada skor kritis gim kedua setelah sempat tertinggal cukup jauh.

Alhamdulillah bersyukur, yang pertama kami diberikan kelancaran di pertandingan tadi dan diberikan hasil yang baik, bisa memenangkan pertandingan,” kata Fikri usai laga.

Fikri menambahkan, di gim pertama ia dan Fajar memang berhasil memegang kendali permainan. Namun, di gim kedua justru pasangan India yang mampu membuat keadaan berbalik. Fajar/Fikri pun sempat tertinggal skor 14-18.

“Di gim kedua mereka bangkit, mengubah pola dan dari awal kami tertinggal,” ujarnya.

Beruntung, di tengah situasi sulit tersebut, Fajar sebagai sosok senior mampu menunjukkan peran vitalnya. Fikri menuturkan, sang pasangan berhasil memberikan ketenangan melalui pola komunikasi yang dibangun di lapangan.

“Di saat genting ini, a Fajar selalu memberikan semangat, tidak apa belum selesai, masih bisa. Dan akhirnya kami bisa kembali unggul di akhir-akhir dan bisa menyelesaikannya,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Fajar, yang mengungkap pentingnya menjaga mental dan bahasa tubuh di lapangan.

“Tadi saya ingat di poin 18-14 ketinggalan, saya selalu berkomunikasi dengan Fikri, selalu memberikan semangat ini belum selesai. Karena pelatih juga terus menyemangati bahwa memang game belum selesai, jangan terlihat gestur tubuh yang menyerah,” katanya.

“Kami terus selalu mencoba, pengen yang terbaik, pengen menyusul, dan akhirnya berhasil,” lanjutnya.

Gayung bersambut, Fajar turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kontribusi Fikri di momen-momen krusial gim kedua

“Terima kasih untuk Fikri di momen krusialnya, di poin 18-19 servisnya bisa melintir dan menyusahkan buat lawan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Fajar mengungkapkan fokus pada pengelolaan stamina menjadi salah satu faktor kunci di balik kemenangan mereka hari ini.

“Bila ditanya kenapa hari ini bisa lebih greget mainnya, kalau saya pribadi lebih fokus jaga stamina, bagaimana saya caranya bermain enak. Kalau misalkan kebiasaan istirahat, kebiasaan ada gerak-gerak dulu di pagi hari, rutinitas itu dilakukan terus,” ucap mantan duet Muhammad Rian Ardianto itu.

“Juga saya menonton video pertandingan kami, bagaimana kami pas menang lawan mereka,” pungkasnya.