Sadio Mane dari Al Nassr merayakan gol keempatnya bersama rekan setimnya, Cristiano Ronaldo, selama pertandingan Liga Pro Saudi antara Al Najmah dan Al Nassr di Stadion King Abdullah Sport City pada 25 Februari 2026 di Buraydah, Arab Saudi. (Foto: Yasser Bakhsh/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Sejumlah bintang klub Al Ahli secara terbuka melontarkan tudingan serius kepada operator Saudi Pro League (Liga Arab Saudi) dan perangkat pertandingan. Mereka mengklaim ada upaya sistematis dari pihak liga untuk membantu Cristiano Ronaldo dan Al Nassr meraih gelar juara musim ini.
Saat ini, Al Nassr memang tengah kokoh memimpin klasemen sementara dengan koleksi 79 poin dan berada di ambang juara. Jika berhasil menyegel gelar, ini akan menjadi trofi liga pertama bagi skuad berjuluk Al Alamy tersebut semenjak kedatangan sang megabintang, Cristiano Ronaldo, pada tahun 2023 lalu.
Tudingan miring terkait keberpihakan ofisial ini mencuat usai Al Ahli menelan kekalahan dari Al Nassr pada laga lanjutan liga yang digelar Kamis (30/4). Dalam pertandingan yang dinilai sarat kontroversi tersebut, dua gol kemenangan Al Nassr masing-masing dicetak oleh Ronaldo dan Kingsley Coman.
Kritik Tajam dari Ivan Toney hingga Merih Demiral
Seusai pertandingan, penyerang Al Ahli, Ivan Toney, tak segan melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit. Melalui akun media sosial pribadinya, striker asal Inggris itu membagikan tayangan ulang terkait insiden penalti timnya yang ditolak oleh wasit.
“Sungguh gila bagaimana Anda bisa melewatkan hal-hal seperti ini di momen-momen krusial atau memilih untuk menutup mata. Jelas sekali apa yang sedang dipengaruhi di sini,” tulis Toney.
Ia bahkan mengungkapkan pernyataan mengejutkan bahwa wasit sempat meminta para pemain Al Ahli untuk mengalihkan fokus ke turnamen lain di tengah berjalannya laga. “Wasit juga menyuruh kami berkonsentrasi pada kompetisi lain sementara sedang ada pengecekan VAR. Saya tidak paham lagi. Saya mungkin orang jahat karena mengatakan beberapa kebenaran dan menunjukkan keputusan yang dipertanyakan atau wasit yang buruk,” tegasnya.
Kekecewaan serupa turut diutarakan oleh rekan setimnya, Galeno dan Merih Demiral. Galeno menyindir bahwa pihak liga memang sengaja ingin memberikan gelar kepada satu sosok tertentu tanpa menghormati jerih payah klub lain.
“Menyerahkan trofi, itulah yang mereka inginkan. Mereka ingin menyingkirkan kami dari kejuaraan dengan berbagai cara, mereka mau menyerahkan trofi kepada satu orang, sama sekali tidak menghormati klub kami,” tulis Galeno di media sosial.
Sementara itu, mantan bek Juventus yang kini mengawal pertahanan Al Ahli, Merih Demiral, secara spesifik menyoroti keputusan wasit yang menurutnya selalu condong menguntungkan Al Nassr di setiap pertandingan.
“Wasitnya gila, demi Tuhan… lihat kaki saya! Keputusan selalu menguntungkan Al Nassr. Setiap musim mereka dibantu mendekati gelar. Sungguh luar biasa, jujur saja,” keluh Demiral, seperti dikutip dari Dailymail.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













