Laporan terbaru CNNIC mengungkap jumlah pengguna internet di China mencapai 1,125 miliar dengan penetrasi 80 persen. (Foto: Shutterstock)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
China kembali mengukuhkan dominasinya sebagai raksasa digital dunia. Hingga pengujung tahun 2025, jumlah pengguna internet di Negeri Tirai Bambu itu dilaporkan telah menembus angka fantastis, yakni 1,125 miliar orang. Angka ini mencerminkan betapa masifnya transformasi digital yang terjadi di sana dalam lima tahun terakhir.
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Informasi Jaringan Internet China (China Internet Network Information Center/CNNIC) yang dirilis pada Kamis (5/2/2026), tingkat penetrasi internet di negara tersebut kini telah mencapai 80,1 persen.
Artinya, delapan dari sepuluh warga China kini telah terhubung dengan dunia maya.
Dominasi Kecerdasan Buatan (AI) Generatif
Salah satu poin paling mencolok dalam laporan tersebut adalah kecepatan adopsi teknologi Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) generatif. Bukan lagi sekadar tren di kalangan terbatas, AI telah merambah ke berbagai sektor, mulai dari konsumsi rumah tangga hingga kebutuhan industri berat.
Data CNNIC mencatat, jumlah pengguna AI generatif di China telah menyentuh angka 602 juta orang. Lonjakan ini dipicu oleh integrasi teknologi pintar yang semakin dalam di kehidupan sehari-hari, seperti asisten virtual, pembuatan konten otomatis, hingga optimasi sistem produksi di pabrik-pabrik pintar.
Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat China sangat terbuka terhadap inovasi teknologi mutakhir.
Loncatan Besar Periode 2021-2025
Laporan tersebut menyimpulkan bahwa sektor internet di China telah mencapai ‘kemajuan signifikan’ sepanjang periode Rencana Lima Tahun (2021-2025). Ada tiga pilar utama yang menjadi motor penggerak utama: perluasan cakupan infrastruktur, penerapan teknologi yang lebih mendalam, dan peningkatan inovasi yang tiada henti.
Tak hanya di kota-kota besar seperti Beijing atau Shanghai, infrastruktur internet kini menjangkau hingga pelosok pedesaan, memperkecil jurang pemisah digital antarwilayah.
Peningkatan kualitas jaringan ini berbanding lurus dengan pertumbuhan ekonomi digital China yang kian mandiri dan kompetitif di kancah global.
Inovasi Tanpa Henti
Kemajuan ini juga menegaskan bahwa China tidak lagi sekadar menjadi pasar konsumen internet terbesar, tetapi telah bertransformasi menjadi pusat inovasi teknologi dunia. Dengan basis pengguna yang mencapai miliaran, pengembangan teknologi baru seperti 6G dan ekosistem digital berbasis AI memiliki ruang tumbuh yang sangat luas.
Dunia kini menanti, ke arah mana lompatan digital China selanjutnya akan membawa peta persaingan teknologi global di tahun-tahun mendatang. Satu yang pasti, konektivitas telah menjadi urat nadi utama bagi kemajuan ekonomi dan sosial bangsa tersebut.













