Ketum Futsal Siapkan Rencana Masa Depan Hector Souto di Indonesia

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Senin, 9 Februari 2026 – 18:18 WIB

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menjawab pertanyaan para pewarta pada jumpa pers setelah final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (Foto: inilah.com/Harris Muda)

Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, menjawab pertanyaan para pewarta pada jumpa pers setelah final Piala Asia Futsal 2026 antara Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, Sabtu (7/2/2026). (Foto: inilah.com/Harris Muda)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ketua Umum (Ketum) Federasi Futsal Indonesia (FFI), Michael Victor Sianipar, menegaskan pihaknya sama sekali tidak pernah memiliki niat untuk mengganti Hector Souto dari posisi pelatih kepala Timnas Futsal Indonesia.

Penegasan tersebut disampaikan Michael menyusul munculnya kekhawatiran di media sosial terkait potensi pergantian pelatih, meski performa Timnas Futsal Indonesia tengah menunjukkan tren positif, termasuk menjadi runner-up Piala Asia Futsal 2026.

“Ya, kalau saya sih sama sekali tidak pernah sedikit pun terpikir untuk mengganti pelatih. Saya sangat puas. Indonesia sangat puas,” kata Michael kepada awak media di Jakarta Pusat, Senin (9/2/2026).

Michael menilai, kepuasan tersebut tidak hanya datang dari federasi, tetapi juga dari komunitas futsal secara luas. Menurutnya, Indonesia bahkan bisa dikatakan beruntung memiliki sosok pelatih seperti Hector Souto yang saat ini berusia 44 tahun.

Proyek Masa Depan Futsal Indonesia

Lebih lanjut, Michael menegaskan sebagai pimpinan federasi, tanggung jawab FFI bukan sekadar mempertahankan prestasi Timnas, tetapi juga memastikan visi sang pelatih dapat terfasilitasi dengan baik.

“Bahkan kami di federasi punya tugas bisa memfasilitasi. Bukan sekadar mempertahankan, tapi memfasilitasi visi Coach Hector mengembangkan Timnas seperti apa, butuh apa,” tuturnya.

Ia mencontohkan, visi tersebut antara lain diwujudkan melalui upaya membawa Timnas Futsal Indonesia menghadapi lawan-lawan kelas dunia. Rencananya dalam tahun ini, FFI akan mengundang tim-tim berkualitas lainnya Iran, lawan Indonesia di final Piala Asia lalu.

“Contoh tadi saya sebut, Kai ingin bisa ke Spanyol, kita ingin bisa melawan Brasil. Sebenarnya ini tuntutan atau harapan dari siapa? Bukan cuma dari saya,” katanya.

“Tapi karena memang kalau Coach Hector bilang, kalau Timnas kita mau naik kelas, ya kami harus terbiasa dengan permainan-permainan di tingkat dunia,” ujarnya lagi.

Takut Seperti PSSI

Sebelumnya, sejumlah pihak terutama insan pecinta futsal Indonesia sempat khawatir akan posisi Hector Souto. Meski bergelimang prestasi bersama skuadnya, namun tidak ada yang menjamin Hector Souto akan terus menjadi nahkoda Firman Ardiansyah dan kawan-kawan.

Pergantian pelatih di tengah jalan, sebuah kekhawatiran yang terus menghantui. Ini berkaca pada dinamika sepak bola nasional, merujuk pada pemecatan Shin Tae-yong dari kursi pelatih Timnas Indonesia di tengah momentum krusial.

“Semoga di tengah jalan, enggak diganti pelatihnya (Hector Souto-red),” ujar flank Timnas Futsal Indonesia, Firman Ardiansyah beberapa waktu lalu.

Firman dalam kesempatan itu seolah ingin memastikan prestasi futsal yang sedang bertumbuh tak terhenti oleh keputusan mendadak.