Kasus Sertifikasi K3, KPK Periksa 6 Petinggi Perusahaan Rekanan Kemnaker

Icon_INILAH GOLD.png

Rabu, 20 Mei 2026 – 15:45 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Inilah.com/Rizki)

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Foto: Inilah.com/Rizki)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus menyelidiki kasus dugaan pemerasa terkait sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker). KPK hari ini memeriksa 6 petinggi dari 3 perusahaan rekanan Kemnaker.

“Hari ini, Rabu (20/5), KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi dalam dugaan tindak pidana korupsi terkait pemerasan dalam pengurusan sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Rabu (20/5/2026).

Pemeriksaan 6 saksi tersebut dilakukan di Polda Riau. Adapun identitas para saksi, yakni:

1. Putri Febriyanti, Direktur PT Berkarya Sukses Gemilang
2. Agustiawirman, Komisaris PT Berkarya Sukses Gemilang
3. Cindy Stefany, Direktur Utama PT Delta Reka Kreasi
4. Octora Perdani, Komisaris PT Delta Reka Kreasi
5. Midore Vita, Direktur PT Fadira Nexindo Utama
6. Syarwedi, Komisaris/Direktur PT Fadira Nexindo Utama

Sebelumnya, KPK mengungkap adanya 3 perusahaan yang mengalirkan uang ‘panas’ ke pejabat Kemnaker terkait pengurusan sertifikat K3. Berdasarkan informasi internal KPK, total dana yang mengalir dari ketiga perusahaan tersebut mencapai miliaran rupiah.

Adapun perusahaan yang dimaksud yakni PT Kiat Global Batam Sukses (KGBS), PT Tachi Trainindo (TT), dan PT Sarana Inspirasi Maju Bersaudara (SIMB).

“Penyidik berhasil mengungkap dari tiga perusahaan, PT KGBS, PT TT, dan PT SIMB sudah memberikan uang kepada oknum pegawai/pejabat di Kementerian Ketenagakerjaan dengan nilai miliaran rupiah dalam kurun waktu 2019–2025,” ungkap Budi Prasetyo kepada wartawan di Jakarta, Kamis (14/5/2026).

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang