Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Golkar, M. Sarmuji. (Foto: Inilah.com/Reyhaanah A)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI M. Sarmuji mewanti-wanti, jangan ada kader yang menyerang kebijakan negara yang sudah diputuskan dan sedang berjalan.
Sarmuji menyatakan, posisi Golkar sebagai bagian dari koalisi pemerintah bukan sekadar tempelan. Ada tanggung jawab politik yang melekat.
Menurut dia, kritik tetap boleh masukan pun terbuka. Tapi arahnya harus untuk evaluasi dan perbaikan, bukan serangan terbuka yang justru melemahkan keputusan bersama.
“Kita bisa memberikan masukan, tetapi apa yang sudah diputuskan bisa kita evaluasi, tetapi jangan sampai menyerang apa yang sudah diputuskan oleh negara dan sedang berjalan,” kata Sarmuji saat peringatan HUT Fraksi Partai Golkar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Jumat (13/2/2026)
Ia lalu menyinggung program makan bergizi gratis (MBG) yang tengah dijalankan pemerintah. Jika ada celah atau kekurangan di lapangan, kata dia, tugas fraksi pendukung adalah membantu menyempurnakan, bukan meramaikan polemik.
“Kalau ada kelemahan-kelemahan di dalamnya, tugas kita adalah menyempurnakan, melalui masukan-masukan yang disampaikan kepada menteri terkait dan memberikan kontribusi bagi penyempurnaan konsep makan bergizi gratis,” tutur dia.
Sarmuji menegaskan, sikap itu konsekuensi logis dari status Golkar sebagai partai koalisi. Keputusan yang sudah disepakati bersama, menurutnya, tak bisa diutak-atik seenaknya.
“Lalu, jangan mengubah sesuatu yang sudah diputuskan oleh koalisi,” ujar Sarmuji.










