John Herdman Geber Intensitas Tinggi Jelang Laga Timnas Indonesia vs Oman dan Mozambik

Ibnu Medium.jpeg

Selasa, 2 Juni 2026 – 05:19 WIB

Pesepak bola Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (kedua kanan) melewati adangan Yance Sayuri (kanan) dan Muhammad Ferarri (kiri) saat berlatih tanding dalam pemusatan latihan jelang Piala AFF 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). (Foto: Antara)

Pesepak bola Timnas Indonesia Egy Maulana Vikri (kedua kanan) melewati adangan Yance Sayuri (kanan) dan Muhammad Ferarri (kiri) saat berlatih tanding dalam pemusatan latihan jelang Piala AFF 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, John Herdman, membeberkan fokus utama persiapan tim asuhannya menjelang dua laga krusial dalam agenda FIFA Matchday bulan ini. Skuad Garuda dijadwalkan akan menjamu Oman pada Jumat (5/6/2026) dan Mozambik pada Selasa (9/6/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pukul 20.00 WIB.

Mengingat posisi kedua calon lawan yang secara peringkat dunia (FIFA) berada di atas Indonesia, Herdman menitikberatkan porsi latihan pada kesolidan lini belakang. Hal tersebut disampaikannya usai memimpin sesi latihan terbuka di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin.

“Jadi, sebagian dari pekerjaan malam ini adalah memahami jumlah pemain dalam struktur rest defense kami dan bagaimana memastikan bahwa kami tetap mampu mencatat clean sheet serta tampil solid dalam bertahan,” ujar Herdman kepada awak media.

Kepercayaan diri juru taktik asal Inggris tersebut dalam membangun fondasi pertahanan tidak lepas dari evaluasi positif pada ajang FIFA Series 2026 bulan Maret lalu. Saat itu, meski Skuad Garuda harus mengakui keunggulan tim langganan tujuh kali Piala Dunia, Bulgaria, dengan skor tipis 0-1, barisan pertahanan Indonesia tampil sangat disiplin.

“Pada pertandingan terakhir melawan Bulgaria, kami hanya kebobolan satu tembakan tepat sasaran. Itu sesuatu yang ingin kami pertahankan menuju pertandingan berikutnya. Namun, pada saat yang sama, kami juga harus siap mengambil risiko,” paparnya lebih lanjut.

Selain mematangkan benteng pertahanan, pelatih berusia 50 tahun itu juga memastikan sesi latihan Skuad Garuda berjalan dengan intensitas yang sangat tinggi. Pola latihan yang menguras fisik ini memang dirancang untuk menjadi identitas dan gaya bermain khas Timnas Indonesia di era kepemimpinannya.

“Ya, latihan malam ini berlangsung dengan intensitas yang sangat tinggi. Ada sesi bertahan, jadi para pemain menerima beberapa informasi baru, tetapi juga melanjutkan pekerjaan yang sudah kami lakukan pada pemusatan latihan sebelumnya,” pungkas Herdman.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang