John Herdman Diam-diam Siapkan Jordi Amat Jadi Tandem Joey Pelupessy di Timnas Indonesia?

Peran baru yang dijalankan Jordi Amat dalam beberapa laga terakhirnya bersama Persija Jakarta memunculkan kemungkinan menarik di Timnas Indonesia.

Amat tak lagi hanya beroperasi sebagai bek tengah, posisi yang selama ini identik dengannya. Dalam beberapa pertandingan terakhir, pemain berusia 33 tahun itu lebih banyak memainkan peran sebagai gelandang bertahan.

Tak ayal, perubahan posisi tersebut membuka peluang Amat menjadi tandem Joey Pelupessy di lini tengah tim Garuda.

Opsi tersebut kian terdengar realistis setelah Indonesia kehilangan salah satu gelandang andalannya, Thom Haye, yang harus menepi akibat sanksi dari FIFA.

Amat sendiri mengungkap sudah berbincang dengan pelatih kepala John Herdman terkait kemungkinan pemanggilan ke tim nasional. Maklum, Amat termasuk dalam 41 pemain provisional panggilan Herdman.

Dalam percakapan itu, pelatih asal Inggris disebut menyukai cara Amat bermain saat ditempatkan di lini tengah.

“Saya sudah berbicara dengan pelatih. Dia juga menyukai cara saya bermain di tengah. Jadi mari kita lihat apa yang dia inginkan,” kata Jordi Amat usai laga menghadapi Dewa United Banten FC di Jakarta International Stadium, Jakarta Utara, Minggu (16/3/2026).

Namun Amat menggarisbawahi, kalau dirinya tak terlalu mempersoalkan posisi yang akan diberikan. Ia siap menjalankan peran apa pun demi membantu tim.

“Saya selalu siap membantu sebagai bek tengah, sebagai gelandang. Itu bukan masalah bagi saya. Jadi saya menantikan dua minggu ke depan,” tambahnya.

Mantan pemain Swansea City itu juga menegaskan panggilan ke tim nasional selalu menjadi kebanggaan tersendiri baginya.

“Saya siap. Saya selalu mengatakan bahwa dipanggil ke tim nasional adalah suatu kehormatan besar. Begitu juga rekan-rekan setim saya. Ini juga momen yang sangat membanggakan bagi Persija. Kami mengirim banyak pemain ke tim nasional,” kata dia.

“Jadi ini sangat bagus dan saya berharap kita bisa masuk daftar final. Kemudian kita bisa menikmati FIFA Series,” tuturnya menambahkan.

Timnas Indonesia sendiri dijadwalkan mengikuti ajang FIFA Series 27 & 30 Maret mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SU-GBK), Jakarta.

Sesuai jadwal, Timnas Indonesia akan lebih dulu menghadapi Saint Kitts and Nevis, 27 Maret. Jika menang, tiga hari kemudian skuad Garuda akan menjamu pemenang laga antara Bulgaria versus Kepulauan Solomon.

Pemenang dari masing-masing semifinal akan melaju ke partai final yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 30 Maret 2026 pukul 20.00 WIB. Sementara dua tim yang kalah di semifinal akan bertanding dalam perebutan peringkat ketiga pada hari yang sama pukul 15.30 WIB.