Unggulan ketiga Daniil Medvedev sukses mengamankan tiket ke final Dubai Duty Free Tennis Championships. Petenis peringkat 11 dunia itu tampil dominan dengan mengalahkan unggulan teratas asal Kanada, Felix Auger-Aliassime, lewat kemenangan dua set langsung 6-4, 6-2 pada Jumat.
Dalam pertandingan berdurasi 82 menit tersebut, Medvedev menunjukkan kualitas kendali permainan yang luar biasa. Ia menguasai pertukaran pukulan dari baseline dan menyerang dengan presisi untuk meredam agresivitas Auger-Aliassime.
“Ini adalah empat pertandingan yang luar biasa. Saya bermain semakin baik di setiap pertandingan, dan hari ini adalah penampilan terbaik,” ujar Medvedev seusai pertandingan, dikutip dari laman resmi ATP.
Manfaatkan Kesalahan Krusial Lawan
Medvedev bermain sangat taktis dan disiplin dalam memanfaatkan momen-momen kunci. Pada set pertama di kedudukan 4-5 (30/40), Auger-Aliassime melakukan kesalahan krusial ketika pukulan forehand-nya melebar, yang langsung memberikan kemenangan set pertama bagi Medvedev.
Kesalahan serupa kembali terjadi pada set kedua di kedudukan 1-2. Pukulan forehand petenis Kanada itu terlalu panjang, sehingga memberi Medvedev keuntungan break servis. Medvedev akhirnya menutup pertandingan secara elegan melalui sebuah backhand winner.
Kemenangan ini tidak hanya memastikan langkah Medvedev ke final, tetapi juga mempertegas dominasinya atas Auger-Aliassime. Rekor pertemuan (head-to-head) keduanya kini menjadi 8-2 untuk keunggulan Medvedev dari total 10 perjumpaan.
Performa impresif ini melanjutkan tren positif Medvedev sepanjang pekan di Dubai, setelah sebelumnya menyingkirkan Shang Juncheng, Stan Wawrinka, dan Jenson Brooksby tanpa kehilangan satu set pun.
Bidik Terobosan Gelar Baru di Partai Puncak
Di partai final, juara ATP 500 Dubai 2023 ini akan menghadapi pemenang antara Andrey Rublev atau Tallon Griekspoor. Laga ini memberikan kesempatan bagi Medvedev untuk mencetak sejarah pribadi; dari 22 gelar tingkat tur yang ia miliki saat ini, semuanya diraih di ajang yang berbeda. Jika menang, ia akan mematahkan tren tersebut dengan menjuarai turnamen yang sama lebih dari satu kali.
“Jika saya bisa menampilkan performa yang lebih baik lagi besok, saya akan memiliki peluang untuk menang dan itulah yang akan saya coba lakukan,” tegas Medvedev.
Di sisi lain, kekalahan ini memupus harapan Auger-Aliassime untuk kembali tampil di final Dubai selama dua musim berturut-turut. Petenis peringkat 8 dunia yang baru saja mengangkat trofi di Montpellier awal bulan ini, kini akan mengalihkan fokusnya ke ajang BNP Paribas Open di Indian Wells, turnamen ATP Masters 1000 pertama musim ini.
Sementara itu, Medvedev kini menatap final keduanya di musim ini setelah sebelumnya sukses mengklaim gelar ke-20 di lapangan keras pada turnamen Brisbane, Januari lalu. Berdasarkan indeks ATP, ia kini mencatatkan rekor menang-kalah impresif 13-3 sepanjang tahun ini.













