Inter Tutup 2025 di Puncak, Chivu Kirim Pesan Tegas soal Mental Juara

Ibnu Medium.jpeg

Senin, 29 Desember 2025 – 05:56 WIB

Pelatih FC Internazionale, Cristian Chivu, memperhatikan jalannya pertandingan Serie A antara Atalanta BC dan FC Internazionale di New Balance Arena pada 28 Desember 2025 di Bergamo, Italia. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)

Pelatih FC Internazionale, Cristian Chivu, memperhatikan jalannya pertandingan Serie A antara Atalanta BC dan FC Internazionale di New Balance Arena pada 28 Desember 2025 di Bergamo, Italia. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menegaskan timnya siap bertarung hingga akhir musim Liga Italia 2025/2026. Pernyataan itu disampaikan Chivu usai kemenangan penting 1-0 Inter atas Atalanta di Bergamo, Minggu (28/12) malam waktu setempat. Namun, Chivu menolak terlibat polemik dan menegaskan dirinya tidak tertarik menanggapi komentar pelatih Napoli, Antonio Conte.

Kemenangan di Stadion Gewiss menjadi penutup manis Inter di tahun 2025. Gol tunggal Lautaro Martinez pada menit ke-65 memastikan Nerazzurri tetap bertengger di puncak klasemen Serie A. Hasil ini datang di tengah tekanan setelah Inter tersingkir dari Supercoppa Italiana lewat adu penalti melawan Bologna.

Chivu menilai respons timnya di Bergamo menunjukkan karakter dan kematangan. Ia memuji kontribusi seluruh pemain, termasuk Marcus Thuram yang bekerja keras menguras energi lini belakang Atalanta sebelum akhirnya digantikan Francesco Pio Esposito. 

Pergantian itu terbukti krusial, karena Esposito langsung mencuri bola dari kesalahan fatal Berat Djimsiti dan mengawali proses gol Lautaro.

“Kami senang dengan hasilnya. Mungkin hasil bukan satu-satunya hal yang penting, tetapi jelas sangat berarti,” kata Chivu kepada DAZN Italia

Ia menambahkan Inter berusaha mengontrol permainan di babak pertama, meski Atalanta meningkatkan intensitas dengan penjagaan satu lawan satu setelah jeda.

Kemenangan ini juga menegaskan konsistensi Inter di papan atas, dengan Lautaro mencetak gol dalam empat laga Serie A beruntun. Meski demikian, Chivu menolak anggapan bahwa posisi puncak adalah sesuatu yang wajar bagi Inter. Menurutnya, tidak ada yang bisa dianggap remeh di sepak bola Italia.

“Tidak ada yang bisa dianggap pasti. Semua harus dibuktikan di lapangan. Musim masih panjang dan kami belum setengah jalan,” tegas Chivu. 

Ia mengakui Inter harus siap menghadapi berbagai tantangan, termasuk tekanan dan ketidakadilan yang kerap muncul dalam perjalanan perebutan gelar.

Saat ditanya mengenai pernyataan Conte yang kembali menyebut Inter sebagai favorit juara bersama Juventus dan AC Milan, Chivu memilih bersikap dingin. 

“Saya tidak tertarik dengan apa yang dikatakan Conte,” ujarnya singkat.

Dengan kemenangan ini, Inter menutup tahun 2025 sebagai pemimpin klasemen dan mengirim pesan kuat kepada para pesaingnya. Bagi Chivu, satu-satunya jawaban atas semua narasi dan komentar tetap sama: performa di atas lapangan.