Gelandang tim nasional Inggris, Declan Rice, menegaskan timnya masih berada di jalur yang tepat untuk lolos ke fase gugur Piala Dunia FIFA 2026 meski gagal meraih kemenangan pada pertandingan kedua Grup L.
Inggris harus puas bermain imbang tanpa gol melawan Ghana dalam laga yang berlangsung di Gillette Stadium, Foxborough, Amerika Serikat, Rabu (24/6) pagi WIB.
Hasil tersebut membuat persaingan di Grup L tetap terbuka hingga pertandingan terakhir.
Rice Minta Inggris Tetap Positif
Meski kehilangan dua poin penting, Rice menegaskan skuad The Three Lions tidak boleh larut dalam kekecewaan.
Pemain milik Arsenal itu yakin Inggris masih memiliki peluang besar untuk mengakhiri fase grup sebagai pemuncak klasemen.
“Kami harus tetap positif dan menatap langkah ke depan. Kami masih mempunyai peluang besar untuk menjadi pemuncak klasemen dengan menang atas Panama, jadi kami harus melangkah dengan pikiran positif,” kata Rice.
Menurutnya, hasil imbang melawan Ghana tidak mengubah target utama Inggris untuk melangkah jauh di turnamen.
Ghana Dipuji Tampil Disiplin
Rice juga memberikan penghormatan kepada Ghana yang dinilainya tampil sangat disiplin sepanjang pertandingan.
Inggris memang mendominasi penguasaan bola dan lebih banyak menguasai jalannya laga, tetapi kesulitan menemukan celah untuk menciptakan peluang bersih.
“Kami harus memberikan apresiasi pada Ghana. Mereka bermain 5-4-1 ketika tanpa bola dan bertahan begitu rapat,” ujar Rice.
Struktur pertahanan yang solid membuat para pemain Inggris kesulitan mengembangkan permainan, termasuk kapten tim Harry Kane yang gagal memberikan dampak maksimal di lini depan.
Kreativitas Inggris Tak Berkembang
Rice mengakui Inggris sudah berusaha tampil kreatif untuk membongkar pertahanan lawan.
Namun organisasi permainan Ghana yang kompak membuat setiap ruang yang coba dimanfaatkan pemain Inggris cepat tertutup.
“Tentu saja kami berusaha tampil kreatif. Tapi itu benar-benar sulit karena mereka mempunyai kualitas pemain yang bagus,” lanjutnya.
Statistik pertandingan menunjukkan Inggris mendominasi penguasaan bola, tetapi kesulitan mengubah dominasi tersebut menjadi peluang yang benar-benar berbahaya.
Laga Kontra Panama Jadi Penentuan
Kini fokus Inggris beralih ke pertandingan terakhir Grup L menghadapi Panama.
Laga tersebut akan digelar di New Jersey Stadium, New York, pada Minggu pukul 04.00 WIB.
Kemenangan akan membuka peluang besar bagi tim asuhan Thomas Tuchel untuk mengamankan posisi puncak klasemen sekaligus menghindari lawan berat pada fase gugur.
Dengan persaingan grup yang masih ketat, Rice menegaskan Inggris harus segera melupakan hasil melawan Ghana dan mengalihkan fokus penuh ke laga penentuan kontra Panama.
Bagi The Three Lions, tiga poin pada pertandingan terakhir akan menjadi jawaban terbaik atas kritik yang muncul setelah performa kurang meyakinkan saat menghadapi Ghana.













