INFOGRAFIS: Israel Jadi Negara Paling Dibenci di Dunia

Ikhsan Medium.jpeg

Rabu, 1 Juli 2026 – 11:52 WIB

Berdasarkan data Democracy Perceptions Index (DPI) 2026, Israel kini menempati peringkat terbawah sebagai negara yang paling tidak disukai di seluruh dunia, berada di bawah Korea Utara, Afghanistan, dan Iran. Anjloknya reputasi global Tel Aviv ini dipicu oleh kritik keras internasional terhadap agresi militernya di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 yang telah menewaskan lebih dari 74.000 warga Palestina, memicu krisis kemanusiaan akut, serta memunculkan tuduhan genosida dari para ahli PBB.

Kondisi ini turut menyeret sekutu utamanya, Amerika Serikat (AS), yang ikut terperosok ke dalam daftar lima negara dengan persepsi paling negatif di dunia bersama Rusia dan China. Skor persepsi bersih Washington merosot tajam dari plus 22 persen pada 2024 menjadi minus 16 persen pada 2026 –penurunan hingga 38 poin hanya dalam dua tahun. Kemarahan global terhadap AS dipicu oleh kebijakan luar negeri Presiden Donald Trump, mulai dari ketegangan dengan NATO, pemotongan bantuan Ukraina, hingga peran aktifnya menyokong konflik Israel.

DPI 2026, yang merupakan survei demokrasi tahunan terbesar di dunia dengan menjaring langsung opini warga negara, menyimpulkan bahwa publik global kini memandang AS sebagai salah satu ancaman global utama di belakang Rusia dan Israel. Bagi Washington, hasil ini menjadi ‘harga mahal’ yang harus dibayar akibat terus memberikan dukungan militer dan diplomatik kepada Israel di PBB, yang membuat kekuatan AS kian diidentikkan dengan impunitas, standar ganda, serta destabilisasi dunia.