Petugas membersihkan kotoran burung yang jatuh di area lapangan Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, saat digelarnya India Open 2026. (Hindustan Times)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) akhirnya angkat bicara menanggapi kritik keras terhadap penyelenggaraan India Open 2026.
Turnamen level Super 750 yang masih berlangsung itu menuai kecaman setelah muncul sejumlah masalah, mulai dari kondisi arena yang kotor akibat kotoran burung hingga adanya monyet yang masuk ke venue.
Melalui keterangan resminya, BWF menyatakan telah berinteraksi dengan para pemain dan tim selama India Open 2026 untuk meninjau langsung kondisi di Indira Gandhi Sports Complex, New Delhi, yang menjadi lokasi turnamen.
BWF menegaskan seluruh masukan yang diterima, baik yang bersifat positif maupun konstruktif. Masukan itu kata mereka, berharga untuk menciptakan lingkungan terbaik, tidak hanya bagi turnamen ini tetapi juga untuk kejuaraan-kejuaraan mendatang.
“Kami juga mengakui berbagai komentar yang disampaikan para pemain serta pemberitaan media yang menyertainya,” tulis BWF dalam pernyataan resmi yang dirilis Jumat (16/1/2026).
BWF menjelaskan, tantangan utama yang dihadapi selama pekan penyelenggaraan turnamen berkaitan dengan faktor musiman. Kabut asap serta cuaca dingin disebut memengaruhi kualitas udara dan suhu di dalam arena pertandingan.
“Namun, hasil penilaian kami menegaskan bahwa Indira Gandhi Sports Complex merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan KD Jadhav Stadium, dengan infrastruktur yang lebih baik,” lanjut pernyataan tersebut.
Meski demikian, BWF mengakui masih ada sejumlah aspek yang perlu mendapat perhatian serius, khususnya terkait kebersihan dan higienitas umum, termasuk pengendalian hewan di area venue. BWF menyebut, Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) telah bertindak cepat untuk menangani berbagai persoalan tersebut.
“Para pemain juga mencatat adanya peningkatan positif pada permukaan dan lantai lapangan, fasilitas gimnasium, serta fasilitas medis,” tulis BWF.
Lebih lanjut, BWF menilai pemindahan venue ke Indira Gandhi Sports Complex memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet dan ofisial, sekaligus telah memenuhi persyaratan Field of Play BWF untuk penyelenggaraan Kejuaraan Dunia BWF.
Masukan yang dihimpun selama India Open 2026 ini akan menjadi bahan evaluasi penting untuk melakukan peningkatan lebih lanjut menjelang Kejuaraan Dunia BWF yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus mendatang. BWF optimistis tantangan musiman tidak akan separah kondisi saat ini.
“Prioritas kami tetap memastikan lingkungan yang aman dan berkualitas tinggi bagi seluruh peserta, dan kami yakin hal tersebut akan memenuhi harapan semua pemangku kepentingan,” tegas BWF.
BWF pun mengucapkan terima kasih kepada para pemain dan tim atas masukan yang telah diberikan serta menegaskan komitmennya untuk terus melakukan perbaikan berkelanjutan bersama BAI.














