Hasil Coppa Italia: Lazio Singkirkan AC Milan 1-0 lewat Gol Zaccagni

Ibnu Medium.jpeg

Jumat, 5 Desember 2025 – 05:14 WIB

Pervis Estupinan dari AC Milan berebut bola dengan Gustav Isaksen dari Lazio dalam pertandingan babak 16 besar Coppa Italia antara SS Lazio dan AC Milan di Stadion Olimpico pada 4 Desember 2025 di Roma, Italia. (Foto: Paolo Bruno/Getty Images)

Pervis Estupinan dari AC Milan berebut bola dengan Gustav Isaksen dari Lazio dalam pertandingan babak 16 besar Coppa Italia antara SS Lazio dan AC Milan di Stadion Olimpico pada 4 Desember 2025 di Roma, Italia. (Foto: Paolo Bruno/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Lazio menutup luka akhir pekan dengan cara yang paling telak: menyingkirkan AC Milan dari Coppa Italia. 

Empat hari setelah kalah di San Siro dalam laga Serie A yang panas dan penuh perdebatan, Aquile membalas di Olimpico lewat kemenangan tipis 1-0, cukup untuk mengusir finalis musim lalu dan mengamankan tiket perempat final melawan Bologna.

Pertemuan ini tak hanya membawa sisa bara dari partai liga, tetapi juga garis cerita berbeda di kedua kubu. 

Milan tampil tanpa Youssouf Fofana, Santiago Gimenez, dan Zachary Athekame. Ardon Jashari mendapat kesempatan starter pertamanya sejak mengalami retak tulang fibula pada Agustus. Sementara Lazio tak diperkuat Danilo Cataldi, Nicolò Rovella, dan Samuel Gigot, namun mendapat dorongan dari kembalinya Taty Castellanos sebagai starter setelah absen sejak 4 Oktober.

Laga langsung berjalan intens. Strahinja Pavlovic baru bersentuhan beberapa detik sudah menerima kartu kuning ketika Gustav Isaksen merebut bola dari Pervis Estupinan. Dari situ, ritme pertandingan tak pernah melambat. 

Toma Basic memaksa publik Olimpico menahan napas setelah sepakannya melintas tipis di tiang jauh. Castellanos kemudian menyia-nyiakan back-pass buruk Alexis Saelemaekers yang seharusnya bisa membuka skor, tetapi Mike Maignan membaca situasi dengan cepat. Penjaga gawang Milan juga menepis voli Isaksen jelang turun minum.

Milan sempat menemukan sedikit ruang. Ruben Loftus-Cheek menanduk umpan Estupinan yang melayang tipis di atas gawang. Pada babak kedua, Rossoneri mulai memegang kendali. 

Saelemaekers mencoba curlers khasnya, namun Christos Mandas bergerak cepat mengamankan bola. Ketika Zaccagni mengirimkan umpan silang, Koni De Winter menggagalkan peluang Noslin dari jarak dekat.

Milan mendapatkan kesempatan emas untuk memimpin. Jashari mengirim bola cantik ke by-line, Estupinan menyodorkan cutback sempurna, namun Rafael Leão justru menendang bola setinggi langit dari jarak delapan meter. Di fase ini Milan terlihat punya peluang membunuh pertandingan—tetapi justru menjadi tim yang tersungkur.

Gol datang dari situasi sederhana namun mematikan. Pada menit ke-80, Zaccagni lepas dari kawalan di tiang dekat dan menyundul masuk umpan Nuno Tavares dari sepak pojok. 

Sebuah gol yang terlihat mudah, namun lahir dari konsentrasi yang runtuh dan marking yang hilang arah.

Lazio hampir menggandakan keunggulan, tetapi Maignan tampil brilian menepis sepakan Noslin dari jarak dekat. Di masa tambahan waktu, Milan berusaha mati-matian mengejar, termasuk tembakan Christian Pulisic yang ditepis Mandas.

Namun tak ada lagi keajaiban. Di malam ketika Milan mencoba menghapus bayang-bayang hasil kontroversial di liga, mereka justru tenggelam oleh satu sundulan yang membayar tuntas dendam Lazio.

Skor akhir: Lazio 1-0 Milan

Pencetak gol: Zaccagni 80’

Topik
Komentar