Giant Sea Wall Dibangun Bertahap, Dimulai dari Pantura

Anton Medium.jpeg

Selasa, 21 April 2026 – 05:11 WIB

Kepala BOPPJ Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Foto: Antara)

Kepala BOPPJ Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf usai rapat bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pemerintah pusat memastikan tanggul laut raksasa (giant sea wall) di pesisir utara (pantura) Pulau Jawa segera dibangun secara bertahap. Saat ini Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa (BOPPJ) masih dalam tahap perencanaan.

“Kita akan mendalami lagi untuk kegiatan-kegiatan yang ada kaitannya dengan konstruksi,” Kepala BOPPJ, Laksamana Madya TNI (Purn.) Didit Herdiawan Ashaf, Senin (20/4/2026).

Namun dirinya belum memberikan penjelasan terkait target waktu yang ditetapkan. Didit menjelaskan, Presiden RI Prabowo Subianto telah memerintahkan eksekusi rencana pembangunan tanggul laut raksasa dipercepat.

“Rencana dari hasil hitungan, masih dihitung waktunya, karena berkaitan dengan ‘resources’ (sumber daya, red.) yang ada di Indonesia, kita manfaatkan semua,” ujar Didit.

Pada kesempatan terpisah, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, menjelaskan Presiden Prabowo juga memerintahkan kampus-kampus turut aktif mendukung rencana pembangunan tanggul laut raksasa.

Menurutnya, tanggul laut raksasa menjadi infrastruktur strategis yang akan dibangun, karena itu akan menyelamatkan 60 persen kawasan industri dan juga lebih dari 30 juta penduduk yang menetap di area pesisir utara Pulau Jawa.

“Nah, banyak hasil-hasil penelitian di kampus yang juga sudah diuji coba. Salah satunya yang berhasil di Demak, Semarang. Itu juga nanti kita diminta berpartisipasi aktif. Jadi, dosen-dosen yang selama ini penelitian-penelitian yang ada di kampus yang mendukung untuk percepatan dan menjadi lebih efisien tentang pengembangan giant sea wall itu diminta untuk terlibat,” kata Brian.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang