Gartner: Alibaba Cloud Lolos dari Bayang-Bayang Raksasa AI Barat

Alibaba Cloud kembali mencatat pencapaian penting di ranah kecerdasan buatan setelah kembali dinobatkan sebagai Emerging Leader di seluruh kuadran Gartner Emerging Market Quadrants untuk teknologi AI generatif. 

Pengakuan ini hadir melalui empat laporan terbaru “Innovation Guide for Generative AI” yang dirilis pada November 2025, menandai konsistensi Alibaba Cloud dalam mempertahankan posisi strategisnya di pasar GenAI yang berkembang cepat.

Gartner menilai kuadran Emerging Leader sebagai kategori bagi vendor yang memiliki visibilitas kuat di pasar, ditopang fitur kompetitif serta potensi untuk berkembang lebih jauh. Prestasi Alibaba Cloud disebut mencerminkan keunggulan pendekatan terpadu AI + Cloud yang saat ini menjadi strategi inti perusahaan.

“Kami meyakini bahwa pengakuan ini menguatkan arah strategis kami dalam membangun ekosistem AI yang menyeluruh,” ujar Jingren Zhou, Chief Technology Officer, Alibaba Cloud Intelligence dalam siaran persnya, Selasa (2/1). 

“Mulai dari infrastruktur yang dioptimalkan untuk AI, seri model Qwen, alat untuk rekayasa aplikasi, hingga aplikasi produktivitas untuk pengguna akhir, kami terus memperluas kapabilitas guna mendukung inovasi bisnis di era AI yang bergerak cepat,” sambungnya.

Empat Kuadran Penilaian Gartner

Laporan Gartner mencakup empat area kunci dalam ekosistem AI generatif:

1. Infrastruktur Cloud Khusus AI Generatif

Segmen ini meliputi solusi compute, penyimpanan, dan jaringan berperforma tinggi untuk pelatihan serta inferensi AI. Alibaba Cloud menjadi satu-satunya penyedia cloud Asia Pasifik yang meraih gelar Emerging Leader di kategori ini, bersanding dengan sejumlah pemain global.

2. Penyedia Model AI Generatif

Kategori ini menilai vendor yang menawarkan model fondasi komersial maupun open-source. Seri Qwen—termasuk Qwen3—menjadi keunggulan Alibaba Cloud. Model open-source Qwen telah diunduh lebih dari 600 juta kali dan menghasilkan lebih dari 170.000 turunan model di berbagai platform, seperti Hugging Face dan ModelScope. Platform Model Studio juga telah digunakan lebih dari satu juta perusahaan dan individu dalam fine-tuning dan penerapan model.

3. Generative AI Engineering

Kuadran ini fokus pada teknologi untuk manajemen siklus hidup model, termasuk pengembangan, penyempurnaan, dan penerapan. Alibaba Cloud mengandalkan Platform for AI (PAI) yang menyediakan pipeline end-to-end, dari pelabelan data hingga deployment, dalam satu lingkungan terintegrasi.

4. Aplikasi Manajemen Pengetahuan GenAI

Area ini mencakup teknologi yang mengubah knowledge base perusahaan menjadi insight yang dapat diambil tindakan. Alibaba Cloud memanfaatkan RAG (Retrieval-Augmented Generation) serta agentic AI untuk mempercepat penerapan solusi enterprise-grade di berbagai sektor seperti otomotif, kesehatan, logistik, elektronik konsumen, dan e-commerce generasi baru.

Zhou menegaskan bahwa pendekatan holistik terhadap GenAI memungkinkan perusahaan mengantisipasi kebutuhan jangka panjang pelanggan di tengah laju inovasi AI yang terus meningkat. “Kami membangun ekosistem yang siap menghadapi dinamika pasar dan memaksimalkan nilai jangka panjang bagi industri,” ujarnya.

Tahun lalu, Alibaba Cloud juga meraih posisi serupa dalam laporan Gartner “Innovation Guide for Generative AI Technologies”, menandai keberlanjutan performa perusahaan sebagai salah satu pemain penting dalam ekosistem AI global yang semakin kompetitif.