FIFA Series 2026 Jadi Panggung Uji Kekuatan Timnas Indonesia Racikan John Herdman

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Selasa, 24 Februari 2026 – 03:03 WIB

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman usai penandatanganan kontrak dan pengenalan resmi Herdman sebagai pelatih kepala di Jakarta, Selasa (13/1/2026). Herdman dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dan diberi mandat ganda menangani Timnas senior serta U-23. (Foto: inilah.com/Bagas)

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman usai penandatanganan kontrak dan pengenalan resmi Herdman sebagai pelatih kepala di Jakarta, Selasa (13/1/2026). Herdman dikontrak selama dua tahun dengan opsi perpanjangan dan diberi mandat ganda menangani Timnas senior serta U-23. (Foto: inilah.com/Bagas)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Ajang FIFA Series 2026 segera bergulir. Momen ini pun disambut optimisme oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Erick melihat ajang yang disengsarakan FIFA ini sebagai panggung ideal untuk menguji kekuatan baru Timnas Indonesia di bawah arahan pelatih anyar, John Herdman.

Dalam ajang yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) skuad Garuda akan diuji oleh tiga negara dari konfederasi berbeda, yakni Bulgaria (UEFA), Kepulauan Solomon (OFC), dan St. Kitts and Nevis (CONCACAF).

“Ajang ini tak hanya menjadi uji coba yang baik bagi pelatih baru, John Herdman, tapi juga kesempatan bagi para pemain Timnas untuk menjajal kemampuan dan gaya bermain berbeda dari konfederasi berbeda,” ujar Erick Thohir dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Senin (23/2/2026).

Ia menambahkan FIFA Series adalah ajang yang sangat tepat untuk uji coba karena Timnas akan langsung dihadapkan pada dua gaya permainan yang kontras.

Pertandingan pertama Indonesia pada, 27 Maret 2026 akan menjadi ujian sesungguhnya. Skuad Garuda dijadwalkan melawan St. Kitts and Nevis, salah satu negara dari konfederasi CONCACAF.

“Di pertandingan pertama, Indonesia akan melawan St. Kitts and Nevis (CONCACAF), yang merupakan bekas koloni Inggris. Gaya main mereka banyak mengadopsi British football style, dan juga mengandalkan counter attack,” jelas Erick.

Ini sekaligus akan menjadi tantangan taktis perdana bagi John Herdman untuk meracik strategi yang mampu meredam kecepatan dan efisiensi permainan lawan.

Apabila berhasil melewati hadangan pertama, tantangan berikutnya tidak kalah berat. Pemenang dari laga ini akan berhadapan dengan pemenang dari duel antara Bulgaria dan Kepulauan Solomon.

Kedua tim ini menawarkan gaya bermain yang sangat berbeda, memberikan Skuad Garuda pengalaman berharga.

Mulai dari Kepulauan Solomon yang terkenal dengan pemain-pemain teknis dan skillful berkat pengaruh kuat futsal dan sepak bola jalanan.

Di sisi lain, Bulgaria merepresentasikan kekuatan sepak bola Eropa Timur yang pragmatis, sangat disiplin dalam bertahan, dan berbahaya saat memanfaatkan momen individu.

Erick Thohir berharap turnamen ini menjadi fondasi penting bagi era baru Timnas Indonesia. Dengan pelatih baru dan tantangan dari tiga benua yang berbeda, FIFA Series 2026 diharapkan dapat menjadi katalisator untuk membangun kembali kekuatan Skuad Garuda di panggung internasional.”Saya berharap, Timnas di era pelatih baru ini bisa memanfaatkan ajang ini untuk membangun kembali kekuatan Timnas,” ungkap Erick.