Lokasi Indomaret dan Alfamart yang saling berdekatan (Foto: Arsip)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Hari-hari ini, pemilik bisnis ritel baik itu Indomaret maupun Alfamart dilanda galau karena melemahnya daya beli masyarakat. Ke depan, ada rencana untuk membatasi gerainya hingga tingkat kecamatan.
Ketua Komisi V DPR dari Fraksi PDIP, Lasarus menggagas ide pembatasan ritel modern atau minimarket hingga sampai tingkat kabupaten dan kecamatan. Alasannya, demi mendorong berkembangnya ekosistem perekonomian di pedesaan.
Pernyataan itu disampaikan Lasarus guna meluruskan isu Komisi V DPR mendukung pemerintah menutup gerai Indomaret dan Alfamart di seluruh Indonesia demi Bumdes dan Koperasi Desa Merah Putih.
“Saya menyampaikan pemikiran supaya Alfamart dan Indomaret cukup sampai kabupaten dan kecamatan saja. Biarlah kebutuhan pokok masyarakat desa dan dusun memberi kesempatan kepada pedagang sembako di desa dan dusun serta BUMDes atau koperasi desa,” ujar Lasarus, Jakarta, Senin (23/2/2026).
Menurut dia, usulan tersebut berangkat dari keluhan masyarakat, terutama para pedagang toko kelontong di desa. Lantaran, banyak pengusaha kecil di desa, kalah bersaing dengan ritel modern yang ekspansinya hingga ke pelosok.
“Atas dasar itulah, muncul pemikiran, Alfamart dan Indomaret dibatasi. Cukup sampai Kabupaten dan Kecamatan. Agar perekonomian desa bergerak, dan memberi kesempatan kepada pedagang sembako di desa dan dusun, serta Bumdes atau Koperasi Desa,” kata Lasarus.
Penataan Minimarket
Sebelumnya, Lasarus menyatakan setuju dengan pandangan bahwa keberadaan minimarket sudah merajalela dan harus distop, demi Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Pada 12 November 2025, dia bahkan menyampaikan harapan agar pemerintah menyiapkan peta jalan (roadmap) terkait penataan keberadaan minimarket. “Jadi, saya berharap ada roadmap juga, untuk menghentikan Indomaret dan Alfamart ini, seperti apa nanti kita pemerintah mengambil ini,” ujar Lasarus.
Namun demikian, Lasarus mengingatkan pemerintah akan menghadapi suatu tantangan besar dalam menghentikan penyebaran minimarket. Sebab, politikus PDI-P meyakini, pebisnis sudah mulai memikirkan langkah lanjutan demi mengantisipasi rencana pemerintah ini.
Lebih jauh, Lasarus berpandangan, BUMDes dan Kopdes Merah Putihlah yang lebih penting untuk masyarakat desa. “Dominasi lah desa itu dengan BUMDes, kita dukung Pak Menteri, kita dukung sepenuhnya,” ucap Lasarus.













