Edoardo Motta dari Lazio merayakan kemenangan timnya dalam adu penalti di semifinal Coppa Italia antara Atalanta BC dan SS Lazio di New Balance Arena pada 22 April 2026 di Bergamo, Italia. (Foto: Marco Luzzani/Getty Images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Penampilan luar biasa kiper muda Lazio, Edoardo Motta, yang sukses menepis empat tendangan penalti secara beruntun di semifinal Coppa Italia melawan Atalanta, disaksikan dengan penuh rasa bangga oleh mantan pelatih masa kecilnya, Tiziano Spartera.
Motta menjadi pahlawan utama yang mengantarkan Lazio meraih tiket ke partai final untuk menghadapi Inter Milan. Keberhasilan sang kiper muda tersebut mengundang haru dari Spartera, sosok pelatih akademi kecil di Casale Monferrato yang pertama kali menemukan bakat Motta saat sang pemain masih berusia 10 tahun.
Melalui akademi ASD Soccer Spartera miliknya, Tiziano Spartera membantu membangun fondasi awal karier profesional Motta. Berbicara secara eksklusif kepada Tuttomercatoweb pasca-pertandingan dramatis di Bergamo, Spartera mengaku sangat emosional.
“Saya sedang menelepon ayahnya. Dia tentu saja sangat bahagia. Kami mengenang hari saat ia membawa Edoardo ke akademi saya. Saat itu usianya sepuluh setengah tahun, seorang anak laki-laki yang pemalu. Ia telah melalui perjalanan panjang dan masih banyak hal yang menantinya di depan,” ujar Spartera.
Spartera tidak memungkiri bahwa ia sangat tersentuh melihat mantan anak didiknya tampil di panggung sebesar itu. “Semalam saya terus merinding. Saya akan jujur, saya sangat terharu. Menepis empat penalti secara beruntun dan membawa Lazio ke final Coppa Italia adalah sumber kebanggaan yang tak terlukiskan,” tambahnya.
Dari Anak Pemalu Menjadi Penguasa Kotak Penalti
Spartera menceritakan dengan jelas bagaimana sosok Motta muda. Meski pemalu, ia memiliki fokus mental dan dedikasi yang jauh melampaui rekan-rekan seusianya.
“Ia berlatih secara intensif bersama kami dan secara mental sudah sangat terpusat. Ia memiliki tujuan yang jelas dan berlatih lebih keras dari yang lain. Ia belajar dan bekerja tanpa pernah mengeluh,” kenang Spartera.
Satu-satunya tantangan di masa lalu adalah sifat alaminya yang tertutup. “Karena ia pemalu, ia takut untuk keluar dari garis (gawangnya), ia akan selalu menempel pada gawang. Saya memaksanya untuk berbicara dengan para pemain bertahannya, untuk mengatur mereka. Saya memberinya keberanian dan ketenangan,” jelas sang pelatih.
Menariknya, klub Novara awalnya memiliki prioritas pertama atas pemain muda tersebut mengingat afiliasi akademi, namun pada akhirnya tidak merekrutnya—sebuah keputusan yang menurut Spartera kini pasti sangat mereka sesali. Juventus tidak membuang waktu dan langsung membawanya ke sistem pengembangan mereka, sebelum akhirnya ia pindah ke Reggiana dan Lazio. Di Lazio, cedera yang dialami kiper utama Ivan Provedel telah menempatkan Motta di bawah sorotan jauh lebih cepat dari yang diperkirakan.
Disamakan dengan Francesco Toldo
Melihat rekam jejak sepak bola Italia yang sering kali enggan mempercayai kiper muda, Spartera memberikan kritik tajam.
“Di Italia, kita kesulitan memberikan kepercayaan kepada pemain muda, untuk menerima kesalahan mereka. Di negara lain, pada usia 23 tahun mereka sudah memiliki pengalaman bermain untuk tim nasional. Anda harus percaya pada pemain muda dan tidak menghukum mereka pada kesalahan pertama,” tegasnya.
Spartera pun sangat yakin dengan masa depan mantan muridnya itu di level internasional. “Pastinya masa depannya cerah, ia jelas merupakan pemain masa depan tim nasional,” imbuhnya.
Ketika ditanya kiper mana yang paling mengingatkannya pada sosok Motta, Spartera tidak ragu menyebut nama legenda Inter Milan dan Timnas Italia, Francesco Toldo.
“Francesco Toldo, kehadiran yang berwibawa dan postur tubuh yang mengesankan,” sebutnya. Namun, ia juga memberikan satu catatan teknis kecil untuk perjalanan karier Motta ke depannya. “Secara fisik, ia perlu membangun dirinya sedikit lebih baik lagi,” tutup Spartera.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













