Doktif Tutup Rapat-rapat Pintu Damai dengan Richard Lee

Haris Medium.jpeg

Rabu, 7 Januari 2026 – 16:01 WIB

Dokter Samira alias Dokter Detektif (Doktif) saat ditemui inilah.com, Jakarta, Rabu (07/01/2026). (Dokumentasi: Inilah.com/ Harris Muda)

Dokter Samira alias Dokter Detektif (Doktif) saat ditemui inilah.com, Jakarta, Rabu (07/01/2026). (Dokumentasi: Inilah.com/ Harris Muda)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Dokter Samira alias Dokter Detektif (Doktif) menegaskan pihaknya tidak akan membuka jalur damai dengan dokter sekaligus pengusaha skincare Richard Lee atas kasus pencemaran nama baik yang menyeret namanya.

Kasus yang dilaporkan Richard Lee itu juga telah membuat Doktif ditetapkan sebagai tersangka pada 12 Desember 2025 lalu. Meskipun, tiga hari berselang, Richard Lee juga berstatus tersangka atas laporan Doktif.

Doktif tak menampik, atas kasus pencemaran nama baik tersebut, pihak kepolisian telah memanggilnya untuk membuka kemungkinan penyelesaian via mediasi. Namun, Doktif memilih menolak hal tersebut.

Ia berkeinginan agar proses hukum yang melibatkan dirinya dan Richard Lee tetap dilanjutkan ke meja hijau.

“Tanggal 6, Doktif dari awal Doktif mengatakan tidak ada mediasi. Kenapa? Karena sebenarnya Doktif ingin membongkar itu,” kata Doktif dalam sesi jumpa pers di Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).

Doktif mengaku masih tidak habis pikir terkait penetapan dirinya sebagai tersangka. Karena itu, dia juga menduga ada motif barter case dalam pusaran hukum yang menyeret namanya.

“Nah, dugaannya Doktif ada barter case. Jadi, Oh, Doktif ini deh, tak laporin ini deh. Dikondisikan naik ini. Nanti Doktif biar cabut yang di PMJ (Polda Metro Jaya),” kata doktif, meski tak menjelaskan secara rinci maksud dari barter case tersebut.

“Nanti (apabila damai) Doktif biar cabut yang di PMJ (Polda Metro Jaya). 2 tahun versus 12 tahun. Bodoh aja kalau mau. Doktif bukan manusia bodoh seperti itu. Enggak ada itu. Lanjutin aja,” paparnya.

Lebih jauh, Doktif mengaku sama sekali tidak gentar menghadapi ancaman hukuman yang mengintainya apabila perkara tersebut berlanjut hingga ke meja hijau.

Walaupun sisi lain, ia juga tidak sepenuhnya menutup pintu untuk bertemu dengan Richard Lee. Namun, Doktif menegaskan pertemuan tersebut hanya mungkin dilakukan apabila berlangsung di ruang publik atau disaksikan langsung oleh awak media.

“Ayo lanjutin kapan Doktif di-TSK-kan. Dan Doktif dengan pede-nya lho, yang mengundang kalian ke sini, tampil seperti ini, enggak ada sedikit pun rasa takut. Kenapa? Doktif bener kok. Yang Doktif omongkan itu fakta bener,” katanya.