AS Roma menunjukkan karakter mentalitas baja di bawah asuhan Gian Piero Gasperini. Bermain dengan 10 orang sejak menit awal di kandang Panathinaikos, Giallorossi sukses mencuri hasil imbang 1-1 pada laga pamungkas fase liga Liga Europa (UEL), Kamis (29/1) malam atau Jumat (30/1) dini hari WIB.
Satu poin krusial ini memastikan Roma finis di peringkat ke-8 klasemen akhir fase liga. Artinya, Pasukan Serigala Ibu Kota berhak lolos otomatis ke Babak 16 Besar dan terhindar dari babak playoff yang melelahkan pada Februari mendatang.
Awal Mimpi Buruk: Kartu Merah dan Blunder
Laga di Stadion Spyros Louis, Yunani, dimulai dengan skenario terburuk bagi tim tamu. Baru 15 menit berjalan, bek andalan Gianluca Mancini langsung diganjar kartu merah langsung karena menarik bahu Milos Pantovic saat peluang gol terbuka lebar.
Kondisi makin parah ketika Panathinaikos unggul lebih dulu. Vicente Taborda memanfaatkan sundulan backpass yang salah arah dari bek muda Daniele Ghilardi, sebelum menaklukkan kiper Roma.
Namun, Roma menolak menyerah. Jelang akhir pertandingan, Jan Ziolkowski muncul sebagai pahlawan tak terduga. Bek muda itu melakukan diving header menyambut umpan bola mati untuk menyamakan kedudukan dan menyelamatkan nasib timnya.
Gasperini: Karakter Tim Ini Luar Biasa
Usai laga, Gian Piero Gasperini tak bisa menyembunyikan kebanggaannya, terutama mengingat badai cedera yang menimpa timnya (termasuk absennya Paulo Dybala).
“Anda bisa mengkritik Roma untuk banyak hal, tapi tidak untuk karakter yang ditunjukkan oleh semua pemain ini,” ujar Gasperini tegas kepada Sky Sport Italia.
“Insiden (kartu merah) menentukan dalam sepak bola… Ziolkowski pernah hampir mencetak gol sebelumnya, dan dia melakukan tugasnya dengan sangat baik untuk tetap berada di depan dan menyambut bola itu,” puji sang pelatih.
Percaya pada Darah Muda
Gasperini juga menyoroti peran pemain muda yang tampil menggantikan para senior yang cedera. Menurutnya, kombinasi pemain senior dan junior di Roma kini semakin solid.
“Saya telah bekerja dengan pemain muda hampir sepanjang hidup saya… Saya melihat di Atalanta dan sekarang di sini, pemain yang lebih tua selalu memberikan nasihat dan dukungan bagi elemen muda. Mereka benar-benar memberi contoh,” tambahnya.
Lolos Lubang Jarum
Finis di peringkat 8 membuat Roma bisa “bernapas lega” hingga Maret nanti. Gasperini mengakui timnya terus berkembang seiring berjalannya turnamen.
“Saya tidak tahu apakah kami termasuk favorit atau tidak, tapi kami pastinya telah meningkat seiring berjalannya kompetisi, mendapatkan kepercayaan diri dan pengalaman,” kata Gasperini.
Uniknya, hasil ini menjadi hasil imbang kedua berturut-turut bagi Roma (setelah vs Milan), padahal sebelumnya mereka tidak pernah meraih hasil seri sepanjang musim ini.
Rangkuman Pertandingan
Skor Akhir: Panathinaikos 1-1 AS Roma
Pencetak Gol: Vicente Taborda (Panathinaikos) – Jan Ziolkowski (Roma).
Momen Kunci: Kartu merah Gianluca Mancini (15′) dan Gol penyama kedudukan Ziolkowski.
Status Roma: Lolos Langsung ke 16 Besar (Peringkat 8).













