Dedi Mulyadi Kukuhkan 51 Paskibraka Jabar 2026, Tekankan Spirit Kebangsaan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengukuhkan 51 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 di Bale Gemah Ripah, Gedung Sate, Kota Bandung, Jumat (14/8/2026).

Puluhan anggota Paskibraka tersebut merupakan perwakilan dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat. Mereka terpilih setelah melalui berbagai tahapan seleksi dan pembinaan sebelum dipercaya menjadi bagian dari pasukan pengibar bendera pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dalam sambutannya, Dedi Mulyadi mengatakan anggota Paskibraka merupakan generasi muda yang dipersiapkan untuk menjadi penerus bangsa. Ia meminta mereka tidak hanya menjalankan tugas sebagai pengibar bendera, tetapi juga menghayati nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Maka yang berdiri di sini adalah generasi yang akan bangkit ke depan menjadi generasi penerus kebangsaan. Berbahagialah karena hari ini bisa menginternalisasikan nilai-nilai Merah Putih,” kata Dedi.

Dedi Tekankan Nilai Merah Putih

Menurut Dedi, semangat Merah Putih harus diwujudkan melalui komitmen terhadap persatuan dan kehormatan bangsa.

Ia mengingatkan para anggota Paskibraka agar pengabdian kepada negara tidak semata-mata didorong oleh keinginan mendapatkan jabatan, kekuasaan, atau kekayaan.

“Dalam diri tidak ada beban untuk sebuah jabatan, dalam diriku tidak ada beban untuk sebuah kekuasaan, dalam diriku tidak ada beban untuk sebuah kekayaan. Dalam diriku hanya satu, kehormatan,” imbuhnya.

Pesan tersebut disampaikan Dedi agar para anggota Paskibraka memiliki orientasi pengabdian yang lebih luas. Menurut dia, menjadi bagian dari Paskibraka merupakan pengalaman yang dapat membentuk karakter dan tanggung jawab sebagai generasi muda.

51 Paskibraka Lolos Seleksi Berjenjang

Sebanyak 51 anggota Paskibraka Jabar 2026 merupakan perwakilan dari 27 kabupaten/kota. Mereka telah mengikuti serangkaian proses seleksi dan pembinaan sebelum dikukuhkan.

Tahapan tersebut meliputi tes wawasan kebangsaan, intelegensi umum, kesamaptaan, kesehatan, parade, Peraturan Baris-Berbaris (PBB), wawancara, serta sejumlah tahapan lainnya.

Dedi mengapresiasi para anggota Paskibraka yang mampu melewati rangkaian seleksi dan pembinaan tersebut.

Menurut dia, proses yang dijalani tidak hanya membutuhkan kemampuan fisik, tetapi juga kedisiplinan, ketahanan mental, dan komitmen untuk menjalankan tanggung jawab.

Dedi Apresiasi Keteguhan Paskibraka

Dedi juga menyoroti kesediaan para anggota Paskibraka menjalani latihan dalam kondisi yang tidak selalu nyaman.

Ia menilai keteguhan tersebut menjadi pengalaman penting bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital yang membuat banyak aktivitas dapat dilakukan dengan lebih mudah.

“Anda masih mau untuk berpanas-panasan, anda masih mau untuk berkeringat, Anda masih mau meninggalkan orang tua, Anda masih mau meninggalkan kesenangan sebagai anak muda,” katanya.

Menurut Dedi, kesediaan menjalani latihan dan meninggalkan kenyamanan untuk sementara merupakan bagian dari proses pembentukan karakter.

Ia kemudian menyebut 51 anggota Paskibraka tersebut sebagai generasi yang terpilih dari banyak anak muda di Jawa Barat.

Dedi menyampaikan penghormatan dan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah menjalani proses seleksi, pembinaan, dan latihan.

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal bagi mereka untuk terus menjaga semangat kebangsaan, menjunjung persatuan, serta menjadi teladan bagi generasi muda lainnya.

Pengukuhan 51 anggota Paskibraka Jabar 2026 menjadi bagian dari rangkaian persiapan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Jawa Barat.