Dampak Program Pilah Sampah Belum Terlihat, Ini Penjelasan DLH DKI Jakarta

Icon_INILAH GOLD.png

Jumat, 29 Mei 2026 – 00:05 WIB

Tumpukan sampah di kawasan Palmerah, Jakbar. (Foto: Antara)

Tumpukan sampah di kawasan Palmerah, Jakbar. (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mengakui bahwa dampak dari Gerakan Pemilahan Sampah dari Sumber terhadap pengurangan volume sampah yang masuk ke TPST Bantargebang belum terlihat signifikan.

Program yang baru berjalan sejak 10 Mei 2026 itu masih berada pada tahap awal implementasi.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Dudi Gardesi, mengatakan saat ini pihaknya masih fokus pada konsolidasi pelaksanaan dan pengumpulan data dari berbagai wilayah di Jakarta.

“Saat ini kami masih dalam tahap konsolidasi pelaksanaan sekaligus pengumpulan data dari berbagai wilayah,” kata Dudi, Kamis (28/5/2026).

Ia menjelaskan, periode awal pelaksanaan program memang belum diarahkan untuk langsung menghasilkan penurunan drastis volume sampah, melainkan lebih pada penguatan sistem, sosialisasi, dan kesiapan infrastruktur di tingkat masyarakat.

Menurut DLH, sejumlah pendekatan mulai diterapkan di lapangan, termasuk pelibatan kader PKK, Dasawisma, dan Jumantik untuk mengedukasi warga mengenai pemilahan sampah dari rumah serta pengolahan sampah organik seperti komposting, biopori, hingga biokonversi maggot BSF.

Meski begitu, Dudi mengakui bahwa dampak nyata terhadap pengurangan sampah yang dikirim ke Bantargebang belum dapat diukur secara konkret. Saat ini, seluruh data masih dalam proses monitoring dan evaluasi awal.

“Kami melihat adanya respons dan partisipasi masyarakat yang cukup positif di sejumlah wilayah, tetapi untuk penurunan volume sampah masih dalam tahap evaluasi,” ujar Dudi.

DLH DKI menegaskan akan terus melakukan pemantauan berkala untuk memastikan efektivitas program, terutama dalam menekan timbulan sampah dari sumber seperti rumah tangga, kawasan permukiman, hingga sektor usaha.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang