Cuaca Buruk, Menko AHY Pastikan Delapan Tugboat Siaga di Pelabuhan Merak

Basuki Medium.jpeg

Minggu, 21 Desember 2025 – 22:41 WIB

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Antara/Susmiyatun Hayati)

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, Sabtu (20/12/2025). (Foto: Antara/Susmiyatun Hayati)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), memastikan kesiapan delapan unit kapal tunda (tugboat) di Pelabuhan Merak, Banten, sebagai langkah antisipasi menghadapi potensi cuaca buruk selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Tadi saya tanya, disiapkan ada delapan tugboat yang siap beroperasi. Kemudian juga ada teknisi yang disiapkan serta penyiapan pelabuhan alternatif,” kata AHY saat meninjau Pelabuhan Merak, Cilegon, Sabtu (20/12/2025).

AHY menjelaskan penyiagaan armada pendukung tersebut masuk dalam poin penting rencana kedaruratan (contingency plan) yang harus dimiliki oleh pengelola pelabuhan.

Hal ini dinilai krusial mengingat kondisi cuaca yang sering berubah dan berpotensi menghambat proses sandar kapal.

“Ini menjadi perhatian kita semua saat ini, contingency plan. Penanganan apa yang terjadi, apa yang harus dilakukan jika ada sesuatu yang tidak kita harapkan, lagi-lagi karena kendala cuaca maupun kendala teknis lainnya,” tegas Menko AHY.

Dalam kunjungannya bersama Dirjen Perhubungan Darat Aan Suhanan tersebut, Menko AHY menekankan bahwa keselamatan dan kenyamanan pemudik merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, skenario penanganan darurat harus disiapkan secara matang.

Selain kesiapan di sisi laut, Menko AHY juga telah berkoordinasi dengan Kementerian Pekerjaan Umum untuk memastikan akses darat menuju pelabuhan tetap lancar.

“Kami meminta penyediaan material di titik-titik rawan untuk penanganan cepat jika terjadi kerusakan jalan akibat cuaca,” kata Menko AHY menerangkan.