Bojan Hodak Cabut dari Persib Musim Depan?

Kebersamaan indah antara Persib Bandung dan Bojan Hodak tampaknya bakal segera berakhir. Juru taktik asal Kroasia tersebut dikabarkan memilih untuk tidak memperpanjang masa baktinya bersama skuad Pangeran Biru untuk kompetisi musim depan.

Kabar mengejutkan mengenai masa depan sang pelatih diembuskan oleh jurnalis asal Italia, Lorenzo Lepore. Melalui laporan di akun media sosial pribadinya, Lepore mengungkapkan arsitek berusia 55 tahun itu bersiap menanggalkan jabatannya dari kursi kepelatihan Maung Bandung tepat setelah membawa tim tersebut meraih gelar Liga Indonesia ketiga secara beruntun.

Menurut informasi dari Lepore, proses negosiasi antara sang pelatih dan jajaran manajemen Persib sebenarnya sempat menunjukkan sinyal positif.

Kendati demikian, faktor di luar lapangan hijau disebut-sebut menjadi alasan utama di balik keputusan berat sang pelatih untuk angkat kaki.

“Meski pembicaraan dalam beberapa bulan terakhir berjalan positif, kini tampaknya Bojan Hodak tidak akan melanjutkan tugasnya di bangku pelatih Persib Bandung musim depan,” tulis Lepore dalam laporan di akun Instagram pribadinya (@lorenzooleporee), Senin (25/5/2026).

“Alasan di balik kemungkinan kepergian ini bukan berkaitan dengan urusan teknis, melainkan menyangkut kondisi pribadi sang pelatih asal Kroasia,” tambah laporan tersebut.

Sinyal kepergian ini sejatinya sempat tersirat ketika sang pelatih enggan membeberkan program kerja jangka panjangnya bersama Persib.

Alih-alih membahas target musim depan setelah mengunci gelar juara Super League 2025/2026, ia hanya fokus pada agenda pertemuan dengan manajemen serta rencana untuk beristirahat.

“Target berikutnya, besok tentunya kita merayakan juara semuanya. Kemudian sorenya saya ketemu dengan Pak Glenn. Kemudian besoknya lagi di hari Senin kita ada acara untuk merayakan juara juga sama di rumahnya Pak Haji Umuh. Dan selanjutnya, liburan,” tutur Hodak di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat pada Sabtu (23/5/2026) lalu.

Rekam jejak Hodak di Kota Kembang sendiri terbilang sangat fenomenal. Sejak menakhodai tim, pelatih berkepala plontos itu berhasil menorehkan 67 kemenangan dari total 116 pertandingan yang dilakoni Persib di semua ajang kompetisi.

Pencapaian terbaik dari eks pelatih PSM Makassar ini adalah keberhasilannya mempersembahkan trofi kasta tertinggi sepak bola Indonesia selama tiga musim berturut-turut.

Pencapaian ini sekaligus menobatkan Maung Bandung sebagai klub pertama yang mampu mendominasi takhta juara dalam tiga musim beruntun pada era modern Liga Indonesia. Persib juga menjadi tim tersukses di Tanah Air dengan total lima gelar Liga sejak format penyatuan kompetisi mulai tahun 1994.