Bojan Hodak Akui Remontada Persib Lawan Ratchaburi Sulit, Tapi Tak Mustahil

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Selasa, 17 Februari 2026 – 14:07 WIB

Pesepak bola Persib Bandung Thom Haye bertepuk tangan saat menyapa penonton usai kemenangan melawan PSBS Biak pada pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). (Foto: Antara)

Pesepak bola Persib Bandung Thom Haye bertepuk tangan saat menyapa penonton usai kemenangan melawan PSBS Biak pada pertandingan lanjutan BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, Minggu (25/1/2026). (Foto: Antara)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, berbicara terbuka soal peluang timnya membalikkan keadaan saat menjamu Ratchaburi FC pada leg kedua 16 besar AFC Champions League Two 2025/2026. Tertinggal agregat 0-3, Hodak menyebut misi remontada sebagai tugas yang sangat berat, meski bukan mustahil.

Laga penentuan akan digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Rabu (18/2/2026). Persib wajib menang dengan selisih empat gol untuk lolos langsung ke perempat final. Secara matematis, situasi tersebut menempatkan Maung Bandung dalam tekanan tinggi sejak menit pertama.

“0-3 adalah hasil yang sulit untuk dibalikkan, tetapi Anda tidak pernah tahu dalam sepak bola. Dalam sepak bola segalanya mungkin terjadi,” ujar Hodak dalam konferensi pers jelang laga, Selasa (17/2/2026).

Hodak menilai kekalahan di leg pertama tidak sepenuhnya mencerminkan kualitas timnya. Ia mengakui terlalu banyak kesalahan yang dilakukan pemain, sehingga Ratchaburi mampu memaksimalkan momentum. Menurutnya, pertandingan di Thailand menjadi salah satu laga ketika hampir semua aspek berjalan tidak sesuai rencana.

“Pertandingan pertama kami melakukan terlalu banyak kesalahan. Itu salah satu pertandingan di mana segalanya berjalan salah. Saya yakin besok akan lebih baik,” katanya.

Secara fisik, Hodak memastikan kondisi pemain dalam keadaan prima. Namun, ia mengakui aspek mental menjadi tantangan utama setelah kekalahan telak tersebut. Pemulihan psikologis menjadi fokus utama dalam masa persiapan jelang leg kedua.

“Kondisi fisik bagus, tapi mentalitas kami kurang. Kadang kekalahan diperlukan dan pertandingan buruk bisa terjadi. Kami harus fokus ke pertandingan berikutnya,” ujarnya.

Kabar positif datang dari ketersediaan beberapa pemain. Beckham Putra telah pulih dari cedera dan disiapkan untuk memperkuat lini serang. Hodak berharap tambahan energi serta dukungan penuh Bobotoh di GBLA bisa menjadi faktor pembeda.

Persib memang memiliki catatan kandang impresif musim ini. Dalam kompetisi Super League 2025/2026, Maung Bandung mencatat 10 kemenangan dari 10 laga kandang. Statistik tersebut menjadi modal optimisme untuk menciptakan tekanan sejak awal kepada Ratchaburi.

Hodak menegaskan timnya akan tampil habis-habisan demi menjaga peluang klub Indonesia melangkah ke fase delapan besar. Meski realistis menyebut tugas ini sulit, ia tetap menanamkan keyakinan bahwa sepak bola selalu menyisakan ruang untuk kejutan.

Kini, segalanya akan ditentukan di GBLA. Apakah Persib mampu menghadirkan malam magis dan mencetak comeback bersejarah, atau justru harus mengakhiri langkah di babak 16 besar, akan terjawab dalam 90 menit yang menentukan.