Biar RI enggak Kalah dari China dan Belanda, AI Didorong Masuk Sawah

Reza Medium.jpeg

Minggu, 12 April 2026 – 20:30 WIB

Ilustrasi penerapan AI di sektor pertanian. (Foto: Generator AI)

Ilustrasi penerapan AI di sektor pertanian. (Foto: Generator AI)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria menegaskan, teknologi kecerdasan buatan (AI) memiliki peran strategis untuk masa depan pertanian berkelanjutan di Indonesia. AI dinilai mampu membantu petani dalam banyak hal, mulai dari pengaturan tanam, deteksi penyakit, hingga efisiensi distribusi hasil panen.

“Adopsi teknologi terbaru, dalam hal ini artificial intelligence, sangat kritikal dan strategis untuk menopang pertumbuhan pertanian di Indonesia serta menjaga keberlanjutannya,” ujar Nezar dalam keterangan persnya, Minggu (12/4/2026).

Namun Nezar memberikan catatan penting bahwa AI tidak akan berjalan tanpa dukungan konektivitas yang kuat. Karena AI berbasis pada pengolahan data, maka infrastruktur telekomunikasi di pedesaan harus menjadi prioritas utama.

“AI ini bekerja dengan data. Dan data ditransfer melalui jaringan telekomunikasi. Karena itu infrastruktur telekomunikasi menjadi prasyarat fundamental,” katanya.

Pemerintah saat ini berkomitmen mempercepat pembangunan jaringan di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Tujuannya agar transformasi digital di sektor pertanian tidak hanya dinikmati di kota besar tapi juga merata hingga ke pelosok daerah.

Praktik penggunaan AI di pertanian sendiri sudah lazim di tingkat global. Belanda misalnya berhasil meningkatkan hasil panen dua kali lipat berkat bantuan AI dan IoT. Sementara di India, petani kecil terbantu mendeteksi penyakit tanaman hanya melalui aplikasi ponsel.

Di Indonesia potensinya sangat besar karena pertanian masih menjadi penopang ekonomi utama di pedesaan. Meski begitu tantangan nyata masih ada pada kesiapan infrastruktur digital dan tingkat literasi teknologi para petani.

Tanpa kesiapan sumber daya manusia dan akses internet yang merata, implementasi AI dikhawatirkan tidak akan optimal. Oleh karena itu pemerintah menekankan pentingnya pelatihan dan pendampingan bagi petani agar mereka siap mengadopsi teknologi ini demi memperkuat ketahanan pangan nasional.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang