Baru Diresmikan Besiktas, Tammy Abraham Langsung Dijual ke Aston Villa

Salah satu saga transfer paling aneh di jendela Januari 2026 sedang berlangsung. Klub raksasa Turki, Besiktas, secara resmi mengumumkan telah mempermanenkan status striker Tammy Abraham dari AS Roma. Namun, langkah ini diyakini hanya sebagai “batu loncatan” untuk menjualnya kembali ke Liga Inggris dengan keuntungan instan.

Dalam pernyataan resminya pada Senin (26/1), Besiktas mengonfirmasi bahwa syarat kewajiban membeli dalam kontrak peminjaman Abraham telah terpenuhi.

“Kondisi dalam kontrak transfer Kevin Oghenetega Tamaraebi Bakumo-Abraham telah terpenuhi dan ketentuan untuk transfer permanen pemain telah berlaku,” tulis pernyataan klub.

Besiktas membayar biaya transfer sebesar €13 juta (sekitar £11 juta) kepada AS Roma.

Strategi “Jual Cepat” ke Aston Villa

Meski baru saja dipermanenkan, Abraham dilaporkan tidak akan lama berstatus pemain Besiktas. Laporan dari ESPN menyebutkan bahwa striker berusia 28 tahun itu sedang dalam proses penyelesaian transfer ke Aston Villa.

Skuad asuhan Unai Emery dikabarkan siap menebus Abraham dengan mahar sekitar £18 juta ($25 juta).

Jika skenario ini berjalan mulus dalam beberapa hari ke depan, Besiktas akan mendapatkan keuntungan finansial (cuan) sekitar £7 juta hanya dalam waktu singkat tanpa harus menahan sang pemain lebih lama.

Indikasi kepergian Abraham semakin kuat setelah ia tidak dimainkan sama sekali saat Besiktas bermain imbang 2-2 melawan Eyupspor pada Senin malam.

Kembali Tajam di Turki

Ketertarikan Aston Villa bukan tanpa alasan. Abraham menemukan kembali ketajamannya di Turki setelah sempat dihantam cedera ACL parah saat masih di Roma.

Musim ini, mantan pemain Chelsea tersebut telah mencetak 13 gol dalam 26 pertandingan untuk Besiktas. Performa ini jauh lebih baik dibanding masa peminjamannya di AC Milan musim lalu, di mana ia hanya mencetak 10 gol dari 44 laga.

Bagi Abraham, kepindahan ke Villa akan menjadi ajang pembuktian diri kembali di Premier League setelah meninggalkan Chelsea pada 2021. Ia sebelumnya pernah menjadi pahlawan Roma saat menjuarai Conference League di bawah asuhan Jose Mourinho.