Penumpang pesawat tiba di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Selasa (30/12/2025). Pengelola Bandara Bali mencatat telah melayani sebanyak 1.045.706 orang penumpang atau rata-rata 69.714 orang penumpang per hari selama 15 hari periode Posko Angkutan Angkutan Hari Raya Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 pada 15-29 Desember. (Foto: Antara Foto/Fikri Yusuf/foc).
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali, mencatat total 1.483.000 penumpang selama 21 hari Posko Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, atau periode 15 Desember 2025 hingga 4 Januari 2026.
“Selama Posko Natal-Tahun Baru kali ini, pergerakan penumpang domestik tercatat 605.900 penumpang atau 41 persen dari total 1.483.000 penumpang, sedangkan internasional 877.876 penumpang,” kata General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Nugroho Jati, di Kabupaten Badung, Bali, Senin (5/1/2026).
Dibanding periode sama tahun sebelumnya, total penumpang turun tipis, kurang dari 1 persen, dari 1.498.800 penumpang. Namun, penurunan terjadi terutama pada penumpang domestik.
“Untuk domestik, penumpang mengalami penurunan 4,8 persen, sedangkan internasional mengalami pertumbuhan 3,2 persen. Penumpang internasional mengalami peningkatan baik dari sisi penerbangan maupun penumpangnya,” jelas Nugroho.
Meski demikian, jumlah penumpang harian selama posko Natal dan Tahun Baru tetap lebih tinggi dibanding hari biasa. Rata-rata penumpang harian mencapai 70.600, sementara hari normal berkisar 66.000 penumpang.
Puncak arus kedatangan penumpang terjadi pada 28 Desember 2025 dengan total 83.512 penumpang, di mana 43.600 orang (52 persen) berasal dari luar negeri dan 39.800 (48 persen) penumpang domestik. Sementara puncak arus balik tercatat pada 2 Januari 2026 dengan 77.367 penumpang.
“Untuk penerbangan tambahan, terealisasi 432 penerbangan dari pengajuan 507 penerbangan, jadi 80 persen. Tiga rute penerbangan tambahan terbanyak adalah Cengkareng (Jakarta), Surabaya, dan Ujung Pandang (Makassar),” ungkap Nugroho.
Selama posko, manajemen bandara memastikan arus penumpang dan penerbangan tetap lancar dan aman, termasuk menangani kendala cuaca dengan cepat dan tuntas.










