Atletico Madrid vs Inter: Nerazzurri Keok 2-1 Usai Kontroversi VAR dan Gol Telat Gimenez

Ibnu Medium.jpeg

Kamis, 27 November 2025 – 05:06 WIB

Julian Alvarez dari Atletico Madrid mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Fase Liga Champions UEFA 2025/26 MD5 antara Atletico Madrid dan FC Internazionale Milano di Estadio Metropolitano pada 26 November 2025 di Madrid, Spanyol. (Foto: Angel Martinez/Getty Images)

Julian Alvarez dari Atletico Madrid mencetak gol pertama timnya dalam pertandingan Fase Liga Champions UEFA 2025/26 MD5 antara Atletico Madrid dan FC Internazionale Milano di Estadio Metropolitano pada 26 November 2025 di Madrid, Spanyol. (Foto: Angel Martinez/Getty Images)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Inter Milan menelan kekalahan perdana di Liga Champions musim ini setelah tumbang 1-2 dari Atletico Madrid di Estadio Metropolitano, Kamis (27/11) dini hari WIB. 

Gol Piotr Zielinski sempat membuka harapan Nerazzurri, tetapi gol telat Jose Maria Gimenez di masa tambahan waktu memaksa Inter pulang tanpa poin.

Laga berjalan tegang sejak awal. Inter tampil agresif dengan peluang dari Federico Dimarco dan Lautaro Martínez, namun justru Atletico yang lebih dulu mencetak gol pada menit ke-9. Julian Alvarez menuntaskan bola liar setelah Alex Baena mengontrol bola dengan tangan sebelum menyambar umpan silang di tiang jauh.

Wasit awalnya menganulir gol tersebut, tetapi VAR mengubah keputusan karena bola sempat disentuh kembali oleh pemain Inter sehingga dianggap memulai fase permainan yang baru. Keputusan itu langsung memicu protes keras dari para pemain Inter.

Inter merespons dengan tekanan beruntun. Barella hampir mencetak gol spektakuler sesaat setelah jeda ketika tembakannya mengenai mistar. Dimarco juga memaksa Juan Musso melakukan penyelamatan penting sebelum akhirnya gol penyama tercipta pada menit ke-54.

Melalui kombinasi cepat dengan Ange-Yoan Bonny di sisi kiri, Zielinski menusuk dan melepaskan sepakan melengkung yang masuk ke tiang jauh. Inter tampak lebih percaya diri dan mencoba mengambil alih kendali pertandingan.

Namun Atletico tetap berbahaya. Giuliano Simeone, Sorloth, hingga Antoine Griezmann mendapatkan peluang emas, tetapi Yann Sommer tampil solid di bawah mistar.

Saat laga terlihat akan berakhir imbang, Inter kembali dihukum pada menit ke-90+3. Berawal dari sepak pojok Griezmann, Gimenez lolos dari kawalan dan menanduk bola tanpa halangan berarti. Sundulan keras jarak dekat itu memastikan Atletico menang 2-1, sekaligus meruntuhkan rekor sempurna Inter di Eropa musim ini.

Hasil ini membuat Inter tetap berada di papan atas klasemen fase liga, sementara Atletico memperpanjang rekor 100 persen kemenangan di kandang.

Topik
Komentar