Angelina Jolie Sambangi Perbatasan Rafah: Kecam Penumpukan Bantuan Medis dan Krisis Gaza

Ikhsan Medium.jpeg

Sabtu, 3 Januari 2026 – 23:29 WIB

Aktris Angelina Jolie kunjungi perbatasan Rafah, Jumat (2/1/2026), di tengah krisis kemanusiaan Gaza. (Foto: AFP)

Aktris Angelina Jolie kunjungi perbatasan Rafah, Jumat (2/1/2026), di tengah krisis kemanusiaan Gaza. (Foto: AFP)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Bintang Hollywood sekaligus aktivis kemanusiaan, Angelina Jolie, melakukan kunjungan mendadak ke perbatasan Rafah, Mesir, Jumat (2/1/2026). Di tengah cuaca musim dingin yang menggigit dan blokade bantuan yang kian mencekik, mantan utusan UNHCR ini menyaksikan langsung betapa karut-marutnya akses kemanusiaan menuju Jalur Gaza.

Kunjungan Jolie dilakukan di saat yang genting. Israel baru saja mengeluarkan kebijakan kontroversial untuk menangguhkan operasional puluhan organisasi bantuan internasional yang dianggap belum memperbarui registrasi. Akibatnya, jutaan warga Gaza yang bertahan di reruntuhan kini terancam kehilangan napas terakhir mereka.

Gudang Penuh Barang yang Ditolak

Jolie tak bisa menyembunyikan keprihatinannya saat meninjau logistik di gerbang Rafah. Ia mengungkapkan fakta miris tentang banyaknya bantuan yang tertahan akibat pembatasan ketat oleh otoritas Israel.

“Saya berjalan melewati gudang besar yang penuh dengan barang-barang yang ditolak masuk, sebagian besar adalah perlengkapan medis. Lembaga kemanusiaan sudah bekerja keras, namun mereka berhadapan dengan tembok pembatasan yang luar biasa,” ujar Jolie sebagaimana dikutip dari CNN.

Langkah Israel mewajibkan organisasi bantuan menyerahkan data pribadi staf serta ancaman suspensi operasional ini memicu kecaman dunia. Sepuluh negara telah memperingatkan bahwa kondisi di Gaza kini sudah berada pada level ‘katastropik’ atau bencana besar yang tak terperikan.

post-cover

Musim Dingin yang Mematikan

Kondisi lapangan semakin memilukan akibat terjangan musim dingin. Hujan deras dan badai membuat tenda-tenda darurat pengungsi hancur terendam air. Kantor Media Pemerintah Gaza melaporkan sedikitnya 20 orang tewas akibat bangunan runtuh saat warga berusaha mencari perlindungan dari cuaca ekstrem.

Israel berdalih kebijakan pengetatan ini bertujuan mencegah Hamas menyalahgunakan bantuan. Namun, klaim tersebut dibantah keras oleh PBB. Bahkan, laporan pemerintah Amerika Serikat awal tahun ini menyatakan tidak ditemukan bukti adanya pencurian bantuan secara masif oleh kelompok tersebut.

Desakan Gencatan Senjata Permanen

Dalam pertemuannya dengan relawan Bulan Sabit Merah Mesir, Jolie menegaskan bahwa bantuan logistik bukan satu-satunya solusi. Baginya, kunci utama penyelamatan nyawa di Gaza adalah stabilitas keamanan dan akses tanpa syarat.

“Gencatan senjata harus tetap berlaku. Akses harus dijaga, aman, dan segera diperluas. Perlengkapan musim dingin dan pasokan medis harus masuk tanpa penundaan. Setiap hari ada gangguan, berarti ada nyawa yang hilang,” tegas pemeran Maleficent tersebut.

Selain ke Rafah, Jolie dijadwalkan bertemu dengan pengungsi Palestina dan Sudan di Mesir untuk memberikan dukungan moral bagi mereka yang terusir dari tanah air akibat konflik yang tak kunjung padam.