Albagir: Juara Piala AFF Futsal Dulu, Gelar Individu Cuma Bonus

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Kamis, 9 April 2026 – 19:19 WIB

Kiper Timnas Albagir bersama Hector Souto jelang lawan Vietnam (foto:inilah.com/Harris)

Kiper Timnas Albagir bersama Hector Souto jelang lawan Vietnam (foto:inilah.com/Harris)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Penjaga gawang Timnas Futsal Indonesia, Muhammad Albagir, menegaskan fokus utamanya adalah membawa skuad Merah Putih meraih gelar juara Piala AFF Futsal 2026 ketimbang memburu penghargaan individu.

Hal tersebut disampaikan Bagir dalam sesi jumpa pers jelang laga semifinal menghadapi Vietnam, Kamis (9/4/2026). Ia menilai, pencapaian individu tidak akan berarti jika tim gagal meraih hasil maksimal di turnamen.

“Pertama-tama, untuk besok dan seterusnya, tidak ada artinya jika saya menjadi penjaga gawang terbaik sementara Indonesia berada dalam situasi yang sulit. Saya berharap Indonesia melakukan pekerjaan yang hebat terlebih dahulu,” kata Bagir.

Kiper Black Steel FC Papua itu menegaskan, target utama tim adalah mempertahankan gelar juara. Sementara penghargaan individu hanyalah bonus dari kerja keras kolektif tim.

“Semoga kami bisa menjadi juara di AFF ini. Akan sangat bagus jika ada predikat individu untuk saya atau pemain lain,” ujarnya.

Bagir juga menyadari persaingan di turnamen ini sangat ketat. Ia menilai peluang meraih gelar individu terbuka bagi semua pemain dari tim yang lolos ke semifinal, bukan hanya Indonesia.

“Namun, semua pemain di sini, mungkin Vietnam, Thailand, Australia, dan juga Indonesia-layak menjadi penjaga gawang atau pemain terbaik,” ucapnya.

“Tapi saya rasa target kami bukan trofi individu. Kami harus lebih memikirkan target utama, yaitu memberikan performa yang baik di setiap pertandingan. Terima kasih,” kata dia menegaskan.

Sementara itu, Bagir mengakui kondisi tim jelang laga semifinal tidak sepenuhnya ideal karena faktor kelelahan. Jadwal padat sejak kompetisi domestik hingga turnamen membuat para pemain harus bekerja ekstra menjaga kebugaran.

Apalagi, setelah laga pamungkas babak grup, praktis setiap tim hanya mendapat waktu jeda selama satu hari.

“Mengenai kondisi kami, saya rasa cukup baik, tapi sedikit kelelahan. Untuk pertandingan berikutnya, kami memikirkan kondisi yang baik. Kami memiliki satu hari istirahat, dan mungkin itu tidak cukup untuk laga selanjutnya karena sebelum datang ke sini kondisi kami tidak terlalu baik; kami bermain di liga, lima hari di sana dan setelah itu kami datang ke sini,” kata dia.

Perihal lawan, Bagir mengakui Vietnam adalah tantangan berat bagi timnya. Apalagi berkaca dari pertemuan sebelumnya, tim asuhan Diego Giustozzi selalu merepotkan Garuda.

“Hari demi hari kami bermain di pertandingan, dan sekarang kami harus bertemu Vietnam di semifinal. Kami tahu ini bukan pertandingan yang mudah, selalu menjadi pertandingan yang tangguh dan keras sejak sebelum AFF dan turnamen lainnya. Tapi itulah kenyatannya. Kami harus tiba dalam kondisi yang baik besok,” kata dia.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang