ACL Two: Persib Pede ‘Remontada’ di Kandang saat Kontra Ratchaburi

Haris_Medium_dfc3c72d48.avif

Sabtu, 14 Februari 2026 – 11:31 WIB

Laga Ratchaburi FC vs Persib Bandung, babak 16 besar AFC Champions League Elite II di Stadion Ratchaburi, Na Muang, Rabu (11/2/2026).

Laga Ratchaburi FC vs Persib Bandung, babak 16 besar AFC Champions League Elite II di Stadion Ratchaburi, Na Muang, Rabu (11/2/2026).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Persib Bandung menatap optimis laga leg kedua babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26 melawan Ratchaburi (Thailand). Meski menelan kekalahan 0-3 di leg pertama, Maung Bandung percaya masih ada keajaiban untuk menciptakan ‘remontada’ atau bangkit kembali.

Ya, Persib Bandung akan melakoni laga leg kedua, Rabu (18/2/2026) di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Untuk bisa lolos ke perempat final, Maung Bandung tentu harus menang dengan selisih empat gol atau lebih.

Bek kenyang pengalaman asal Italia, Federico Barba mengatakan segala kemungkinan masih bisa terjadi. Membalikkan skor 0-3 bukan hal yang mustahil, meski itu sulit dilakukan. Barba membutuhkan dukungan maksimal dari Bobotoh untuk setidaknya menjatuhkan mentalitas dan fokus lawan.

“Saat kalah dengan skor 0-3, tidak banyak kata yang bisa disampaikan. Kami beruntung karena masih memiliki satu pertandingan lagi di kandang dan kami sangat kuat di sana. Sekarang kami pulang membawa mentalitas bahwa semua masih bisa terjadi,” kata Barba.

Pada leg pertama Persib tak bermain buruk, namun tim asuhan Bojan Hodak kecolongan lewat gol cepat di masing-masing babak melalui gol Pedro Tana menit 5 di babak pertama dan Gabriel Mutombo 53 di awal babak kedua.

Ketika asyik menyerang, serangan tuan rumah Ratchaburi juga cukup berbahaya, satu gol tambahan tercipta di akhir babak kedua brace Pedro Tana.

“Kami memiliki peluang dan kami bicara juga mengenai kualitas. Saya pikir, kami melakukan cukup banyak kesalahan, yang mana itu seharusnya tidak boleh terjadi dalam pertandingan seperti ini,” kata eks penggawa Como itu.

Barba sendiri masih punya keyakinan timnya bisa membalas kekalahan telak tersebut di kandang. Apalagi rekor 100 persen menang di kandang tercipta pada ajang Super League 2025/26.

“Pertandingan kandang itu akan berbeda. Saya katakan kami sangat kuat di kandang, kami tahu itu dan kami akan melakukannya dengan sangat baik. Jadi kami masih percaya dan yakin bisa membalikkan keadaan,” ucapnya.