Ajax Datangkan Ter Stegen, Maarten Paes Hadapi Persaingan Berat

Ajax Amsterdam resmi merampungkan peminjaman kiper Barcelona, Marc-André ter Stegen, untuk satu musim penuh. Kedatangan penjaga gawang Timnas Jerman itu langsung mengubah peta persaingan di bawah mistar Ajax — dan kabar ini punya konsekuensi langsung bagi kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes.

Kedua klub telah mengonfirmasi kesepakatan tersebut. Sumber ESPN menyebut tidak ada opsi permanen dalam perjanjian ini. Ter Stegen, yang kontraknya di Barcelona berlaku hingga 2028, memilih menjaga pintu tetap terbuka untuk masa depannya.

Kesepakatan dinegosiasikan langsung oleh direktur olahraga Ajax, Johan Cruyff, dengan rekan sejawatnya di Barcelona, Deco. Kedua klub sepakat berbagi porsi pembayaran gaji sang kiper.

Dampak Langsung bagi Maarten Paes

Inilah bagian yang paling relevan bagi suporter Timnas Indonesia. Ajax berburu kiper setelah Vitezslav Jaros kembali ke Liverpool seusai masa peminjamannya. Periode Jaros di Amsterdam berakhir lebih cepat dari rencana akibat cedera, dan Maarten Paes-lah yang menutup musim sebagai penjaga gawang nomor satu Ajax.

Artinya, Paes menuntaskan kampanye lalu dengan status pilihan utama. Namun status itu kini berada dalam ancaman serius. Ter Stegen bukan sekadar pesaing biasa — ia peraih 20 trofi bersama Barcelona, termasuk tujuh gelar LaLiga dan satu Liga Champions dari 423 penampilan selama 12 musim.

Bagi Paes, situasi ini berpotensi menekan menit bermainnya di level klub. Konsekuensinya bisa merembet ke ketajaman kompetitifnya bersama Timnas Indonesia, terutama menjelang agenda padat Skuad Garuda pada paruh kedua 2026.

Meski begitu, ada celah yang bisa dimanfaatkan Paes. Ter Stegen datang dengan riwayat cedera panjang. Ia hanya tampil 10 kali sejak Hansi Flick menangani Barcelona pada musim panas 2024, akibat cedera lutut yang disusul masalah punggung. Dua musim yang dirusak cedera itu pula yang membuatnya kehilangan tempat kepada Joan Garcia.

Rekam jejak terbarunya juga tidak meyakinkan. Saat dipinjamkan ke Girona pada Januari lalu, Ter Stegen mengalami cedera hanya pada penampilan keduanya dan tak pernah bermain lagi untuk klub tersebut. Ia kembali ke Barcelona awal tahun ini untuk melanjutkan pemulihan.

Ter Stegen Diklaim Pulih Total

Sumber-sumber dekat pemain menegaskan kondisi Ter Stegen kini seratus persen. Kiper 34 tahun itu disebut siap membuktikan diri di Ajax, setelah kecewa gagal tampil di Piala Dunia bersama Jerman akibat cedera.

Pelatih Ajax, Michel, memainkan peran besar dalam membujuknya pindah ke Amsterdam. Keduanya sudah saling mengenal — Michel-lah yang mendatangkan Ter Stegen ke Girona saat masih menangani klub Catalunya tersebut.

Faktor kedekatan pelatih-pemain ini menjadi sinyal kurang menguntungkan bagi Paes. Michel secara aktif mengejar Ter Stegen, yang mengindikasikan sang pelatih memang menginginkan opsi baru di posisi kiper.

Pertarungan sesungguhnya baru akan terlihat saat Eredivisie bergulir. Bagi Paes, tantangannya jelas: mempertahankan posisi yang sudah ia rebut, melawan nama besar yang membawa 20 trofi dalam kopernya.