Piala Dunia 2030: Menanti Duel Zidane vs Mancini vs Klopp

Ibnu Medium.jpeg

Rabu, 29 Juli 2026 – 02:30 WIB

Piala Dunia 2030 diprediksi menghadirkan duel pelatih elite dunia. Zinedine Zidane, Roberto Mancini, dan Jürgen Klopp resmi memimpin Prancis, Italia, dan Jerman menuju turnamen akbar tersebut. (Foto: Inilah.com/Fluxai)

Piala Dunia 2030 diprediksi menghadirkan duel pelatih elite dunia. Zinedine Zidane, Roberto Mancini, dan Jürgen Klopp resmi memimpin Prancis, Italia, dan Jerman menuju turnamen akbar tersebut. (Foto: Inilah.com/Fluxai)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Peta persaingan menuju Piala Dunia 2030 berubah drastis dalam hitungan hari. Tiga negara raksasa Eropa resmi mempercayakan kursi pelatih kepada tiga nama besar dunia, yakni Zinedine Zidane bersama France national football team, Roberto Mancini yang kembali menangani Italy national football team, serta Jürgen Klopp yang memulai era baru di Germany national football team.

Ketiga penunjukan tersebut membuat Piala Dunia 2030 berpotensi menjadi panggung pertarungan strategi para pelatih elite yang sebelumnya sukses di level klub.

Jika seluruh negara tersebut lolos ke putaran final, bukan tidak mungkin publik sepak bola akan disuguhi duel Zidane versus Klopp atau Mancini di fase gugur hingga partai final.

Zidane Wujudkan Mimpi Melatih Prancis

Setelah bertahun-tahun dikaitkan dengan kursi pelatih Les Bleus, Zidane akhirnya resmi dipercaya memimpin Prancis.

Legenda hidup sepak bola Prancis itu datang dengan reputasi luar biasa. Bersama Real Madrid, Zidane mempersembahkan tiga gelar Liga Champions secara beruntun, dua trofi La Liga, serta sejumlah gelar domestik dan internasional.

Sebagai pemain, Zidane membawa Prancis menjadi juara Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000. Kini ia mengemban misi berbeda, yakni mengembalikan Les Bleus menjadi juara dunia sebagai pelatih.

Mancini Pulang Menyelamatkan Italia

Italia juga mengambil keputusan besar dengan memulangkan Roberto Mancini.

Mancini bukan sosok asing bagi Azzurri. Ia pernah menangani Italia pada 2018-2023 dan berhasil mempersembahkan gelar EURO 2020.

Meski sempat gagal membawa Italia lolos ke Piala Dunia 2022, Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) kembali mempercayainya setelah kisruh penunjukan pelatih yang melibatkan Paolo Maldini dan Andrea Pirlo.

Pengalaman Mancini membangun ulang skuad nasional menjadi alasan utama Italia berharap bisa kembali bersaing di level tertinggi dunia.

Klopp Buka Babak Baru Bersama Jerman

Sementara itu, Jerman memilih jalan berbeda dengan menunjuk Jürgen Klopp.

Pelatih yang sukses membawa Liverpool menjuarai Liga Champions dan Premier League itu untuk pertama kalinya menangani tim nasional.

Klopp dikenal dengan filosofi gegenpressing, permainan agresif, tempo tinggi, dan kemampuan membangun mental juara.

Federasi Sepak Bola Jerman berharap Klopp mampu mengembalikan Die Mannschaft ke papan atas dunia setelah beberapa tahun mengalami penurunan prestasi di turnamen internasional.

Tiga Filosofi Berbeda, Satu Tujuan

Meski sama-sama berstatus pelatih elite, ketiganya memiliki pendekatan yang berbeda.

  • Zidane mengandalkan penguasaan bola, fleksibilitas taktik, dan kemampuan mengelola pemain bintang.
  • Mancini terkenal dengan organisasi permainan yang rapi, keseimbangan lini, dan transisi cepat.
  • Klopp identik dengan pressing tinggi, intensitas permainan, dan serangan vertikal.

Perbedaan filosofi tersebut berpotensi melahirkan duel taktik yang menarik apabila ketiga negara bertemu di Piala Dunia 2030.

Bertabur Prestasi

Ketiga pelatih datang dengan rekam jejak yang mengesankan.

Zinedine Zidane

  • Juara Liga Champions (3)
  • Juara La Liga (2)
  • Juara Piala Dunia 1998 sebagai pemain

Roberto Mancini

  • Juara EURO 2020 bersama Italia
  • Juara Serie A bersama Inter Milan
  • Juara Premier League bersama Manchester City

Jürgen Klopp

  • Juara Liga Champions bersama Liverpool
  • Juara Premier League
  • Juara Bundesliga bersama Borussia Dortmund

Piala Dunia 2030 Berpotensi Jadi Turnamen Para Maestro

Selain memiliki pelatih kelas dunia, Prancis, Jerman, dan Italia juga dikenal sebagai langganan kandidat juara.

Prancis masih memiliki fondasi skuad yang kuat dengan regenerasi pemain yang konsisten. Jerman berharap bangkit di bawah sentuhan Klopp, sementara Italia ingin mengakhiri periode inkonsistensi dengan mengandalkan pengalaman Mancini.

Apabila ketiganya mampu membawa negaranya melaju hingga fase gugur, Piala Dunia 2030 bukan hanya menjadi persaingan antar pemain terbaik dunia, tetapi juga ajang adu kecerdasan tiga pelatih elite dengan karakter yang sangat berbeda.

Bagi pecinta sepak bola, kemungkinan duel Zidane vs Klopp, Zidane vs Mancini, atau Klopp vs Mancini menjadi salah satu cerita paling dinanti dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2030.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang