Menag akan Tindak Lanjut Hasil KUII VIII Masuk Program Kerja

Icon_INILAH GOLD.png

Senin, 27 Juli 2026 – 02:32 WIB

Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar menutup rangkaian Kongres KUII VIII dan Milad ke-51 MUI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026). (Foto: Inilah.com/M.Tegar Jihad)

Menteri Agama RI, KH Nasaruddin Umar menutup rangkaian Kongres KUII VIII dan Milad ke-51 MUI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026). (Foto: Inilah.com/M.Tegar Jihad)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Menteri Agama (Menag) KH Nasaruddin Umar meminta seluruh rekomendasi yang dihasilkan dalam Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VIII disampaikan kepada Kementerian Agama.

Menurut Nasaruddin, rekomendasi dari hasil kongres itu nantinya ditindaklanjuti sebagai bagian dari program kerja pemerintah.

“Saya ingin menyampaikan bahwa mohon seluruh hasil-hasil kongres yang dibicarakan selama 3 hari itu disampaikan ke pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama. Insya Allah itu semuanya kami akan jadikan program kerja,” ujar Nasaruddin saat menutup rangkaian KUII VIII dan Milad ke-51 MUI di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Minggu (26/7/2026).

Nasaruddin meyakini, banyak gagasan konstruktif yang lahir dari forum tersebut.

“Kami yakin di antaranya banyak yang sangat bagus dan inilah kontribusi yang kita perlukan selaku pemerintah,” ucap Nasaruddin.

Nasaruddin juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan MUI. Menurutnya, hubungan keduanya harus saling menguatkan.

“Jadi Majelis Ulama akan meringankan bebannya pemerintah, tapi sebaliknya juga pemerintah akan meringankan beban dan tugasnya Majelis Ulama Indonesia,” kata Nasaruddin.

Ia menilai semangat saling membantu tersebut sejalan dengan pesan Ketua Umum MUI yang menekankan pentingnya persatuan dan kesatuan di tengah masyarakat Indonesia yang majemuk.

“Kalau saling meringankan beban satu sama lain, maka itulah inti yang disampaikan tadi oleh ketua MUI kita. Bahwa persatuan dan kesatuan itu suatu keniscayaan bagi bangsa yang sangat plural sekarang ini,” ungkap dia.

Lebih lanjut, dia berharap, tema-tema yang diangkat dalam kongres mendatang perlu diarahkan pada upaya menjadikan Indonesia sebagai pusat peradaban Islam modern di dunia.

“Dan ujungnya nanti Insya Allah tentu kita berharap apa yang kita lakukan baru-baru ini kongres yang ke-8, mungkin tema yang akan datang, kita harus lebih berani sedikit untuk mengangkat bagaimana menjadikan Indonesia sebagai episentrum peradaban dunia modern Islam yang akan datang,” harapnya. 
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang