Bela Eks Jampidsus Febrie, Hotman Paris ‘Disemprot’ Putranya Sendiri

artwork-zaki.png

Sabtu, 18 Juli 2026 – 17:03 WIB

Hotman Paris Hutapea dalam konferensi pers di Ruang Nusantara Foyer, The Dharmawangsa Jakarta, Selasa (10/6/2025) (Foto: Kompas)

Hotman Paris Hutapea dalam konferensi pers di Ruang Nusantara Foyer, The Dharmawangsa Jakarta, Selasa (10/6/2025) (Foto: Kompas)

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Keberadaan Hotman Paris Hutapea dalam tim kuasa hukum mantan Jampidsus Kejaksaan Agung (Kejagung) RI, Febrie Adriansyah, tak hanya menjadi sorotan publik, tapi juga pihak keluarga. Sorotan pihak keluarga Hotman Paris datang dari anaknya, Frank Alexander Hutapea.

Frank, putra pengacara kondang itu, dengan lantang melontarkan kritik ‘pedas’ untuk ayahnya karena memilih untuk membela Febrie yang terjerat kasus dugaan korupsi.

Kritik tersebut muncul berawal dari komentar warganet yang menyinggung klaim Hotman Paris soal bayarannya sebagai pengacara Febrie. Hotman sendiri mengklaim tidak memungut bayaran.

“Hotman Paris bilang bayarannya super mahal, gak harap bayaran dari ex-jampidsus Febrie Adriansyah. Tapi tetep ambil kasus yang ada 74 kg emas batangan sebagai barang bukti. Semahal-mahal fee-nya pengacara, emang ada pengacara yang denger segitu banyak emas, matanya gak ijo,” tulis salah seorang warganet di media sosial, dikutip Sabtu (18/7/2026).

Komentar itulah yang kemudian memicu kritikan dari Frank. Melalui Instagram pribadinya @frankalexand3r, Frank menyebut klaim Hotman Paris yang mengaku tidak memungut bayaran dari Febrie hanyalah pencitraan. Sebab, menurut Frank, angpao pernikahan saudaranya, Fritz Hutapea, juga diambil oleh sang ayah.

“Halah kebanyakan pencitraan. Fritz married aja angpaonya lu ambil. Ala ala ga mau duit,” tulis Frank dalam Instagram Story-nya.

Selain itu, Frank juga menuduh bantuan hukum yang kerap diberikan Hotman Paris kepada orang-orang tingkat ekonomi rendah hanyalah bagian dari pemasaran. Menurutnya, Hotman tidak pernah benar-benar peduli dengan orang miskin.

“Orang miskin itu cuman dijadiin senjata marketing aja. He never really care about being center of attention,” tulis Frank.

Ia pun menyarankan ayahnya menutup akun media sosial (medsos) Hotman 911. Frank menuding akun medsos Hotman 911 itu hanyalah akal-akalan untuk menjual minuman keras.

“Tutup aja ini ig pengais keadilan. Marketing ala ala buat jualan alcohol di Holywings. Lebih hina dari hina,” tulisnya.

Seperti diketahui, keberadaan Hotman Paris dalam tim kuasa hukum mantan Jampidsus, Febrie Adriansyah, mencuat usai dirinya mendatangi Gedung Bundar Kejagung kemarin, 17 Juli 2026.

Hotman mengaku datang dengan membawa mandat baru dari Febrie Adriansyah. Hotman menyebut, surat kuasa sebagai kuasa hukum Febrie baru saja diserahkan pada pagi hari yang sama.

Namun, alih-alih langsung membahas materi perkara, ia mengaku masih mencari kepastian dasar: apakah kliennya benar sudah dipanggil penyidik atau belum.

“Baru mau nanya ada enggak panggilannya,” kata Hotman singkat kepada wartawan.
 

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang