Jaga Stabilitas Harga, Bapanas Kembangkan Kios Pangan hingga Pelosok

Iwan Medium.jpeg

Jumat, 10 Juli 2026 – 22:12 WIB

Bapanas kembangkan kios pangan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok di 35 provinsi. (Foto: Antara/HO Bapanas).

Bapanas kembangkan kios pangan yang menyediakan berbagai kebutuhan pokok di 35 provinsi. (Foto: Antara/HO Bapanas).

Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com

+ Gabung

Badan Pangan Nasional (Bapanas) memastikan, berbagai instrumen stabilisasi pangan berjalan efektif, hingga tingkat masyarakat. 
Salah satunya dengan penguatan kios pangan yang menyediakan komoditas pokok dengan harga terjangkau.

Direktur Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Bapanas, Maino Dwi Hartono mengatakan, kios pangan merupakan salah satu instrumen strategis dalam mendekatkan akses pangan kepada masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen.

“Kios pangan dikembangkan untuk memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan pokok dengan harga yang wajar, kualitas yang baik, dan pasokan yang tersedia,” ujar Maino di Jakarta, Jumat (10/7/2026).

Keberadaan kios pangan ini, kata dia, tidak hanya memberikan alternatif belanja dengan harga terjangkau, tetapi juga membuka peluang usaha bagi masyarakat. Khususnya pelaku UMKM dan pemilik warung yang membutuhkan pasokan pangan dengan harga yang kompetitif.

Hingga Juli 2026, jumlah kios pangan yang dikembangkan Bapanas, sebanyak 2.987 unit. Tersebar di 35 provinsi dan 160 Kabupaten/Kota. Upaya pengembangannya terus diperluas untuk memperkuat akses masyarakat terhadap pangan yang aman, berkualitas, dan terjangkau.

Program tersebut merupakan salah satu instrumen stabilisasi pangan pemerintah, selain Gerakan Pangan Murah (GPM), Fasilitasi Distribusi pangan (FDP), penyaluran beras SPHP, serta bantuan pangan.

Penguatan kios pangan juga dilakukan di tengah kondisi pangan nasional yang semakin kuat. Pemerintah saat ini memiliki Cadangan Beras Pemerintah (CBP) lebih dari 5,2 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia.

Dengan cadangan pangan yang kokoh tersebut, pemerintah memiliki ruang intervensi yang semakin besar dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di berbagai daerah.

Hasil pemantauan di kios pangan Ciampea, menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi. Berbagai komoditas pangan pokok seperti beras, minyak goreng, gula konsumsi, tepung terigu, telur ayam ras, daging ayam ras, hingga aneka sayuran menjadi komoditas yang paling banyak diminati karena ditawarkan dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar, namun tetap memiliki kualitas yang baik.

Google

Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.

Tambahkan Sekarang