Tebas Kaki Ismail Kone Sampai Patah, Assim Madibo Dihukum FIFA Tanpa Ampun

Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) menjatuhkan hukuman larangan bermain selama lima pertandingan kepada gelandang tim nasional Qatar, Assim Madibo, setelah tekel kerasnya menyebabkan gelandang Kanada, Ismael Koné, mengalami patah kaki pada ajang Piala Dunia 2026.

Komite Disiplin FIFA mengumumkan hukuman tersebut pada Rabu waktu setempat. Madibo dinilai melakukan pelanggaran serius (serious foul play) saat Qatar kalah telak 0-6 dari Kanada pada laga fase grup yang berlangsung di Vancouver.

Dalam insiden tersebut, Madibo langsung diganjar kartu merah setelah melakukan tekel dari belakang terhadap Koné pada menit ke-51.

FIFA menyatakan hukuman lima pertandingan tersebut masih dapat diajukan banding oleh pihak terkait.

Koné Jalani Operasi Patah Tulang

Kemenangan pertama Kanada di Piala Dunia justru dibayangi cedera mengerikan yang dialami Koné.

Gelandang berusia 24 tahun itu harus ditandu keluar lapangan setelah mengalami patah tulang tibia dan fibula pada kaki kiri akibat tekel keras tersebut.

Pemain Kanada langsung menunjukkan rasa sakit yang luar biasa sambil memegangi kakinya, sementara rekan-rekan setimnya segera memanggil tim medis karena khawatir cedera yang dialami sangat serius.

Setelah pertandingan, Koné menjalani operasi untuk menangani cedera tersebut.

Madibo Minta Maaf Secara Langsung

Meski melakukan pelanggaran keras, Madibo terlihat sangat terpukul dengan akibat dari aksinya.

Menurut laporan pertandingan, pemain Qatar itu langsung menemui Koné untuk menyampaikan permintaan maaf secara pribadi setelah laga berakhir.

Sementara itu, Koné juga menyampaikan pesan melalui media sosial setelah menjalani operasi.

“Saya sangat bersyukur kepada semua orang yang telah memberikan dukungan dan mendoakan saya,” tulis Koné.

Salah Satu Hukuman Berat di Piala Dunia

Sanksi lima pertandingan terhadap Madibo termasuk hukuman berat dalam sejarah Piala Dunia, meski masih berada di bawah beberapa kasus terkenal sebelumnya.

Pada Piala Dunia FIFA 2014, striker Uruguay Luis Suarez dijatuhi larangan sembilan pertandingan internasional serta larangan aktivitas sepak bola selama empat bulan setelah menggigit bek Italia Giorgio Chiellini.

Sementara pada Piala Dunia FIFA 1994, bek Italia Mauro Tassotti menerima hukuman delapan pertandingan akibat menyikut penyerang Spanyol Luis Enrique.

Qatar Masih Punya Peluang Lolos

Terlepas dari hukuman tersebut, Qatar masih memiliki peluang untuk melaju ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik.

Tim asuhan Julen Lopetegui dijadwalkan menghadapi Bosnia dan Herzegovina pada laga terakhir fase grup yang akan menjadi penentu nasib mereka di turnamen ini.

Namun, Qatar dipastikan harus menjalani sisa perjalanan mereka tanpa Madibo yang kini harus menjalani hukuman dari FIFA akibat insiden yang menjadi salah satu momen paling kontroversial di Piala Dunia 2026.