Presiden Como 1907 asal Indonesia, Mirwan Suwarso, mengaku terkejut timnya menembus Liga Champions lebih cepat dari target, serta membahas masa depan Fabregas dan Nico Paz. (Foto: Getty images)
Berita Terkini, Eksklusif di WhatsApp Inilah.com
Playmaker asal Argentina, Nico Paz, dilaporkan telah mengomunikasikan keinginannya secara langsung untuk tetap bertahan di Como 1907 pada musim kompetisi mendatang.
Berdasarkan laporan pakar transfer Fabrizio Romano via CalcioMercato, Paz telah menginformasikan preferensinya tersebut kepada Real Madrid, di tengah ketidakpastian apakah klub raksasa Spanyol itu akan mengaktifkan klausul pembelian kembali (buyback option) atas dirinya.
Paz tampil gemilang sebagai salah satu pemain paling menonjol di Serie A musim lalu. Ia memainkan peran sentral di balik keberhasilan bersejarah skuad asuhan Cesc Fabregas tersebut menembus Liga Champions.
Tiket ke kompetisi elite Eropa itu berhasil disegel pada pekan terakhir liga, berkat kemenangan dramatis Como atas Cremonese yang dibarengi dengan kekalahan AC Milan dari Cagliari.
Prospek untuk bermain di kasta tertinggi sepak bola Eropa bersama klub yang telah ia bantu besarkan rupanya menjadi insentif yang sangat kuat bagi Paz. Pemain muda tersebut kini secara aktif mendorong agar dirinya diizinkan menjalani musim keduanya di tepian Danau Como.
Faktor Bernardo Silva dan Jose Mourinho
Meski keinginan sang pemain sudah jelas, Real Madrid tetap memegang kendali penuh. Los Blancos masih memiliki hak untuk membeli kembali Nico Paz dan dikabarkan tetap tertarik untuk melakukannya.
Namun, sebuah subplot penting di bursa transfer baru-baru ini muncul dan berpotensi membalikkan keadaan demi keuntungan Como 1907.
Real Madrid saat ini diketahui telah mengajukan penawaran resmi kepada Bernardo Silva. Bintang asal Portugal itu akan meninggalkan Manchester City dengan status bebas transfer pada akhir Juni ini, dan negosiasi dengan kubu Madrid dilaporkan sudah memasuki tahap lanjut.
Pelatih baru Real Madrid, Jose Mourinho, dikabarkan terus menekan pihak manajemen agar bergerak cepat memenangi perburuan tanda tangan Silva, mengingat Barcelona dan Atletico Madrid juga sangat meminati jasa sang gelandang.
Jika Real Madrid sukses mendaratkan Bernardo Silva di Santiago Bernabeu, hal tersebut secara otomatis akan mengurangi urgensi mereka untuk memulangkan Nico Paz—setidaknya untuk satu musim ke depan. Situasi inilah yang membuat optimisme mulai tumbuh subur di kubu Como 1907, meskipun keputusan akhir sepenuhnya tetap berada di tangan manajemen Real Madrid.
Tambahkan Inilah.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.













