Pihak Benfica secara resmi menegaskan bahwa Real Madrid wajib membayar biaya kompensasi sebesar €15 juta (sekitar $17 juta atau Rp306 miliar) jika ingin memboyong Jose Mourinho sebagai pelatih baru mereka.
Nilai tersebut harus dipenuhi apabila Florentino Perez kembali terpilih sebagai Presiden Real Madrid dalam pemilu klub mendatang.
Pernyataan bersikap tegas dari raksasa Portugal tersebut dirilis pada Kamis (4/6) waktu setempat. Sehari sebelumnya, tim kampanye Florentino Perez telah mengonfirmasi bahwa Mourinho—yang pernah menukangi Madrid pada periode 2010-2013—merupakan sosok pelatih utama pilihan Perez untuk memimpin skuad Los Blancos musim depan.
Langkah mendatangkan pelatih berjuluk The Special One itu diusung sebagai misi kebangkitan setelah Madrid melewati dua musim berturut-turut tanpa raihan trofi mayor.
Dalam laporan resmi yang diserahkan kepada regulator keuangan Portugal (CMVM), Benfica menyatakan bahwa mereka telah diberitahu secara formal mengenai keinginan Perez untuk membawa pulang Mourinho ke Santiago Bernabeu.
“Sport Lisboa e Benfica mengumumkan bahwa, sebagai bagian dari kampanyenya untuk pemilihan presiden Real Madrid CF, Presiden Florentino Perez telah menyatakan niat teguhnya untuk menunjuk Jose Mario dos Santos Mourinho Felix sebagai manajer jika ia memenangi pemilihan presiden klub yang dijadwalkan pada 7 Juni 2026,” bunyi pernyataan resmi Benfica.
“Jika skenario ini terjadi, penunjukan tersebut akan dilakukan dengan biaya sebesar €15.000.000, yang disesuaikan dengan klausul pemutusan hubungan kerja dalam kontrak kerja olahraga yang berlaku saat ini,” lanjut pengumuman tersebut.
Tuntutan Kompensasi yang Membengkak
Angka kompensasi sebesar €15 juta ini tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan rumor kesepakatan verbal di awal yang sempat santer diberitakan berada di kisaran €7 juta. Tuntutan tinggi ini dinilai wajar karena pelatih berusia 63 tahun tersebut masih terikat kontrak sah bersama Benfica hingga Juni 2027 mendatang.
Kepastian pelantikan Mourinho kini sepenuhnya berada di tangan para anggota resmi (socio) Real Madrid yang akan memberikan hak suara mereka pada hari Minggu (7/6). Dalam pemilihan kali ini, Florentino Perez mendapatkan perlawanan sengit dari seorang pengusaha bernama Enrique Riquelme. Ini menjadi momen pertama kalinya sejak tahun 2006 di mana pemilihan presiden Real Madrid harus melibatkan pemungutan suara di antara dua kandidat.
Berbeda dengan Perez yang secara terbuka menjanjikan kembalinya Mourinho, Enrique Riquelme sejauh ini belum mengumumkan nama pelatih pilihannya. Kendati demikian, Riquelme sudah menjanjikan struktur kepengurusan baru jika terpilih, di mana ia akan menunjuk legenda klub Raul Gonzalez sebagai Direktur Sepak Bola dan Fernando Hierro sebagai Direktur Akademi Real Madrid. Tidak hanya itu, Riquelme juga menebar janji kampanye yang megah dengan berkomitmen untuk membajak dua bintang Manchester City, Erling Haaland dan Rodri.













